Siswa SD Dilatih Simulasi Tanggap Bencana Gempa dan Tsunami

Kompas.com - 08/10/2018, 20:13 WIB

GRESIK, KOMPAS.com – Tidak seorang pun bisa memprediksi kapan bencana melanda. Termasuk bencana gempa bumi dan tsunami yang baru saja terjadi di Palu, Sigi, serta Donggala di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Datangnya bencana seringkali membuat panik warga, meski hal ini sebenarnya cukup wajar. Namun tidak bisa dipungkiri, justru kepanikan semacam ini kadang malah menimbulkan banyak korban jiwa.

Sebagai upaya untuk dapat mengenalkan para siswa akan apa tindakan yang harus dilakukan pada saat terjadi gempa dan tsunami, SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Gresik menggandeng Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), menggelar acara simulasi mengenai kondisi tanggap bencana gempa dan tsunami, Senin (8/10/2018).

“Kami bersyukur tidak menjadi bagian dari yang terkena musibah. Namun dengan tidak melupakan banyaknya korban yang berjatuhan, menjadi salah satu bukti bahwa tindakan penyelamatan diri itu penting,” ujar salah seorang anggota KOKAM, Any Susanto.

Baca juga: UNS Surakarta Kirim Tim Tanggap Bencana Bantu Korban Gempa Palu

Di hadapan para siswa, Any lantas menjelaskan dan memperagakan bagaimana cara terbaik untuk menyelamatkan diri, jika terjadi bencana gempa melanda. Salah satu di antaranya, menghindari benda atau bangunan yang berpotensi roboh.

“Jika memang terpaksa harus berada di dalam gedung, maka cara paling tepat untuk menyelamatkan diri adalah dengan menggunakan teknik segitiga kehidupan milik Doug Copp,” terangnya.

Teknik segitiga kehidupan milik Doug Copp yang dimaksud Any adalah dengan cara memanfaatkan ruang kosong yang biasanya tersisa di samping benda lunak seperti sofa, kasur, maupun tumpukan kertas.

Namun, Any menyarankan, sebaiknya para siswa bergegas keluar dengan membawa benda yang dirasa bisa melindungi diri seperti tas atau bantal, untuk melindungi kepala dari reruntuhan bangunan dan gedung, bila bencana gempa melanda.

“Sekarang saya jadi tahu dan dapat ilmu baru, bagaimana bila ada gempa bumi. Saya juga akan beritahu mama dan papa tentang ini, bila sudah pulang di rumah nanti,” tutur Cendekia Brilianta P. Soeto Widjaya, salah seorang siswa yang masih duduk di bangku kelas dua.

Selain acara simulasi, pihak sekolah juga menggalang dana dari para siswa dan juga guru selama lima hari berturut-turut sebelumnya.

Dari kegiatan itu, terkumpul bantuan sebesar Rp7.294.500 yang bakal disalurkan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng.

“Semua tentu sesuai kehendak Allah. Tapi ini sebagian dari ikhtiar kami, untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa, sekaligus menegaskan kepada anak didik bahwa salah satu anugerah dari Allah adalah kehidupan,” ucap Kepala SD Wringinanom 1 Gresik, Kholiq Idris.

Kompas TV Pangdam IV Diponegoro siap mengirimkan personelnya kalau dibutuhkan untuk membantu bencana di Palu dan Donggala.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.