WC Kering, Kasus Pencabulan Siswi SMP Terbongkar

Kompas.com - 24/09/2018, 07:36 WIB
Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi. Curiga dengan WC yang kering, Samsudin  memergoki anaknya yang berbuat mesum.   KOMPAS.com/SUKOCOKasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi. Curiga dengan WC yang kering, Samsudin memergoki anaknya yang berbuat mesum.

NUNUKAN, KOMPAS.com — Ruslan Bin Aras (19), warga Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diamankan anggota Kepolisian Resor Nunukan karena dilaporkan melakukan pencabulan terhadap seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP).

Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi mengatakan, ayah korban sendiri yang melaporkan tindakan pelaku ke polisi.

“Kejadiannya pada Minggu (23/09) sekitar pukul 13.00 Wita. Ayah korban yang melaporkan ke polisi karena keberatan atas kelakuan pelaku,”” ujar Karyadi, Minggu (23/09/2018).

Samsudin (46), warga Kabupaten Nunukan, curiga dengan pengakuan anaknya yang masih duduk di salah satu SMP.  Saat berpapasan dengan anaknya yang baru keluar dari WC, sang anak mengaku baru saja selesai buang air besar.

Baca juga: Guru SMP Pelaku Pencabulan 26 Siswi Terancam Hukuman Tambahan

 

Namun, ketika berada di WC, Samsudin melihat WC dalam keadaan kering. Merasa curiga, Samsudin kemudian memeriksa ruangan sekeliling WC.

“Saat memeriksa pelapor mendapati pelaku sedang bersembunyi di bawah meja,” imbuh M Karyadi.

Samsudin kemudian mengamankan pelaku yang berprofesi sebagai anak buah kapal (ABK) ke Polsek Nunukan Kota.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan hubungan layaknya orang dewasa dengan korban dua kali.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X