Guru SMP Pelaku Pencabulan 26 Siswi Terancam Hukuman Tambahan

Kompas.com - 17/09/2018, 22:36 WIB
Eko Agriawan (48), menjalani sidang perkara pidana pencabulan di Pengadilan Negeri Jombang, Jawa Timur, Senin (17/9/2018). KOMPAS.com/Moh. SyafiiEko Agriawan (48), menjalani sidang perkara pidana pencabulan di Pengadilan Negeri Jombang, Jawa Timur, Senin (17/9/2018).

JOMBANG, KOMPAS.com - Vonis hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar dijatuhkan pengadilan kepada Eko Agriawan (48), akibat perbuatan cabul yang dilakukan olehnya terhadap 26 siswi SMP.

Namun, hukuman 14 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jombang kepada guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 6 Jombang tersebut berpotensi bertambah.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jombang, Moch. Indra Subrata, Senin (17/9/2018).

"Kami masih memproses kasus lainnya, menunggu proses yang ini (perkara pencabulan) selesai dulu. Ada dugaan kuat perbuatan persetubuhan terhadap dua orang korban," katanya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jombang, seusai persidangan yang melibatkan terdakwa Eko Agriawan.

Baca juga: Cabuli 26 Muridnya, Guru SMP di Jombang Dihukum 14 Tahun Penjara

Perkara yang diungkapkan oleh Moch. Indra Subrata, masih terkait dengan perkara pidana perbuatan cabul yang dilakukan Eko Agriawan terhadap 26 muridnya.

Dari puluhan korban, diindikasi kuat ada dua orang siswa yang menjadi korban persetubuhan.

"Ada kemungkinan hukuman bagi terdakwa bertambah, berkas perkaranya segera kami limpahkan setelah proses yang ini selesai," beber JPU dari Kejaksaan Negeri Jombang ini.

Pada Senin (17/9/2018) petang, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jombang menjatuhkan vonis hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider 6 bulan tahanan, kepada Eko Agriawan.

Berdasarkan fakta persidangan, dia dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan perbuatan cabul kepada puluhan anak didiknya dengan modus melakukan rukyah.

Perkara yang menjerat PNS di lingkungan pendidikan itu terungkap pada Februari 2018 lalu. Dengan modus rukiah, Eko Agriawan melakukan perbuatan cabul kepada puluhan siswi SMP di gudang sekolah, musholla, serta lapangan basket, dan mobilnya.

Kompas TV Limbah pengolahan alumunium terkategori limbah bahan berbahaya dan beracun atau limbah B3.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.