Plh Wali Kota Bandung Carikan Solusi Akses Jalan Menuju Rumah Eko

Kompas.com - 19/09/2018, 20:13 WIB
Pihak Kecamatan Ujungberung bersama Muspika setempat melakukan musyawarah dengan tetangga Eko Purnomo, pemilik rumah di Kampung Sukagalih, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung yang tidak memiliki akses masuk, Rabu (19/9/2018). Dokumentasi Humas Pemkot Bandung.Pihak Kecamatan Ujungberung bersama Muspika setempat melakukan musyawarah dengan tetangga Eko Purnomo, pemilik rumah di Kampung Sukagalih, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung yang tidak memiliki akses masuk, Rabu (19/9/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Persoalan rumah Eko Purnomo belum menemukan tititk terang, rumah tersebut masih terperangkap tembok tetangganya.

Plh Wali Kota Bandung Dadang Supriatna melakukan peninjauan ke lokasi Eko. Dadang yang mengenakan kemeja putih itu bersama para pejabat dan jajarannya mengecek lingkungan dan rumah disekitar rumah eko.

Saat tiba di lokasi, Dadang langsung masuk menembus gang kecil, ia lalu menuruni sejumlah tangga berjalan ke lokasi yang diduga menjadi jalan yang seharusnya gang menuju rumah eko yang kini telah tertutupi bangunan.

Jalan tersebut muncul terarsir dalam denah sertifikat yang dimiliki Eko, berdasarkan Badan Pertanahan Nasional, jalan yang terarsir itu merupakan fasilitas umum (fasum) untuk gang jalan.

Baca juga: Eko Akhirnya Miliki Akses Jalan ke Rumahnya (1)

Tidak sampai di situ, Dadang kembali berjalan, kali ini menuju rumah tetangga Eko lainnya yang berada tepat di belakang rumah tersebut.

Memang lokasi rumah di wilayah tersebut cukup padat, Dadang kemudian masuk ke halaman rumah bercat kuning itu, dan melihat celah kecil yang terhimpit dua rumah di sekitarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Celah kecil itu bakal menjadi jalur alternatif jalan menuju rumah Eko, mengingat jalur yang ditempuh ke rumah Eko jika diambil dari bagian belakang rumah cukup pendek.

Dadang kemudian mengecek dari sisi lainnya, kali ini dari bangunan yang dibangun didepan rumah eko atau yang diketahui rumah Rahmat.

Rumah tingkat berwarna putih ini memang memiliki akses masuk menuju rumah Eko. Berdasarkan pantauan dlapangan terdapat tembok yang dibangun menutupi bagian depan rumah Eko dengan akses pintu ditengahnya.

Saat Kompas.com diperkenankan masuk melalui rumah tersebut, tampak rumah Eko yang sudah tidak berpenghuni, dan gelap tanpa listrik.

Baca juga: Eko Mengadu ke Presiden soal Akses Jalan Rumah yang Tertutup Tetangga

“Kita kan saat ini melihat dilapangan mengenai kemungkinan akses dari segi regulasi dan dari sisi sosial. Nah yang ada ini sebagaimana diketahui bersama akses ini kan masuk melalui kebaikannya akses pak Rahmat itu dari sisi sosialnya,” kata Plh Wali Kota Bandung Dadang Supriatna yang ditemui disela peninjauan rumah Eko di RT05 RW06 Kelurahan Pasir Jati, Kecamtan Ujung Berung, Selasa (18/9/2018).

Hasil peninjauan di lapangan ini nantinya akan menjadi rumusan pihak Pemerintah Kota Bandung, untuk kemudian dibahas bersama data-data di lapangan lainnya. 

“Nantinya akan segera kita rapatkan, kita pertimbangkan untuk pengambilan keputusan,” jelasnya.

Hasil temuan di lapangan, kata Dadang, pihaknya melihat bahwa akses jalan yang terarsir berdasarkan denah BPN kini sudah tertutup rumah bangunan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.