Semua Anggota DPRD Kota Malang yang Ditangkap KPK di-PAW

Kompas.com - 08/09/2018, 12:47 WIB
Sejumlah pihak yang terkait dengan proses PAW bekerja dalam satu ruangan di Ruang Rapat Internal Gedung DPRD Kota Malang, Jumat (7/9/2018) KOMPAS.com / Andi HartikSejumlah pihak yang terkait dengan proses PAW bekerja dalam satu ruangan di Ruang Rapat Internal Gedung DPRD Kota Malang, Jumat (7/9/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Berkas pengajuan pergantian antar waktu (PAW) terhadap semua anggota DPRD Kota Malang yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015 sudah lengkap.

Saat ini, semua berkas itu sudah dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Ashari Husen mengatakan, meski dikebut, proses PAW tetap mengikuti mekanisme yang berlaku sesuai dengan PKPU nomor 6 tahun 2017.

Artinya, semua calon pengganti anggota DPRD tersebut harus memenuhi persyaratan serta menyerahkan berkas sesuai dengan PKPU tersebut.

Baca juga: Kebut PAW Anggota DPRD Kota Malang, Semua Pihak Kerja Dalam Satu Ruangan

"Mekanisme PAW tetap mengacu pada PKPU nomor 6 tahun 2017. Sehingga kemarin beberapa lembaga terkait seperti Dispendukcapil, BNN dan lain sebagainya ikut hadir. Dan semuanya sudah memenuhi syarat untuk pergantian," kata Ashari di Kantor KPU Kota Malang, Sabtu (8/9/2018).

Ashari mengatakan, semua pemberkasan calon pengganti anggota DPRD Kota Malang itu dilakukan selama dua hari berturut-turut.

"Kita maraton kemarin, dua hari berturut-turut terkait dengan PAW anggota DPR yang tersandung persoalan hukum. KPU sudah mepersiapkan seluruh calon pengganti. Berkas kita bawa menuju Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dilakukan pengesahan," jelasnya.

Baca juga: 5 Anggota DPRD Kota Malang yang Tersisa Tunggu Hasil PAW untuk Jalankan Fungsinya

Sebelumnya, sebanyak 41 anggota DPRD Kota Malang ditangkap KPK akibat kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015.

Dari jumlah tersebut, hanya satu anggota dewan yang sudah resmi di-PAW, yakni Yaqud Ananda Gudban dari fraksi Partai Hanura yang digantikan oleh Nirma Cris Desinidya.

Adapun anggota DPRD yang dilakukan PAW saat ini dari fraksi PDI-P sebanyak sembilan orang, PKB sebanyak lima orang, Partai Golkar lima orang, Partai Demokrat lima orang dan Partai Gerindra empat orang. Selain itu juga PKS sebanyak tiga orang, PPP tiga orang, Partai NasDem satu orang, Partai Hanura dua orang dan PAN sebanyak tiga orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asyiknya Sepak Bola Egrang, Olahraga Sekaligus Lestarikan Budaya

Asyiknya Sepak Bola Egrang, Olahraga Sekaligus Lestarikan Budaya

Regional
Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Regional
Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Regional
Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X