Kompas.com - 28/06/2018, 06:19 WIB
Calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Taj Yasin dipanggul para pendukung merayakan keunggulan dalam hitung cepat Pilkada Jateng 2018 versi sejumlah lembaga survei  di Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (27/6). Hitung cepat versi sejumlah lembaga survei menyatakan keunggulan Ganjar-Yasin atas rival mereka, Sudirman Said dan Ida Fuziyah. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pd/18. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRACalon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) dan Taj Yasin dipanggul para pendukung merayakan keunggulan dalam hitung cepat Pilkada Jateng 2018 versi sejumlah lembaga survei di Kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (27/6). Hitung cepat versi sejumlah lembaga survei menyatakan keunggulan Ganjar-Yasin atas rival mereka, Sudirman Said dan Ida Fuziyah. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pd/18.

PURBALINGGA, KOMPAS.com — Pasangan calon (paslon) nomor satu, Ganjar Pranowo-Taj Yasin, kalah oleh paslon dua, Sudirman Said-Ida Fauziah, pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah di Kabupaten Purbalingga, Rabu (27/6/2018).

Selisih perolehan suara antara keduanya pun sangat tipis, yakni terpaut 398 poin atau hanya 0,08 persen.

Dari data hasil input C1 menggunakan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng), KPU Purbalingga merilis, paslon Ganjar-Yasin memperoleh 241.963 suara. Sementara pesaingnya, paslon Sudirman-Ida, memanen 242.361 suara.

Jumlah pemilih di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Purbalingga sebanyak 734.366 orang.

Baca juga: Ganjar: Saya Kalah di Brebes, Tegal, dan Kebumen

Sementara pengguna hak pilih di Purbalingga pada Pilgub 2018 sebanyak 505.261, dan jumlah surat suara yang sah sejumlah 484.529 lembar. Dengan kata lain, partisipasi pemilih di kabupaten ini mencapai angka 68,80 persen.

Sementara Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purbalingga juga melakukan penghitungan digital Pilgub Jateng 2018. Hasilnya tidak jauh berbeda,  Sudirman-Ida menang sangat tipis sebanyak 48 suara dari paslon Ganjar-Yasin.

OTT KPK Bupati Purbalingga dan blunder kartu tani

Melihat perubahan perilaku pemilih di Purbalingga, banyak pihak menganggap perolehan suara di Pilgub Jateng tahun ini merupakan sebuah anomali. Pasalnya, selama ini Purbalingga dikenal sebagai kandang banteng karena PDI-P selalu berhasil meraup suara terbanyak di setiap kontestasi pemilihan umum.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman Indaru Setyo Nurprojo menilai, perubahan peta perolehan suara di Purbalingga tidak terlepas dari kasus operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Purbalingga Tasdi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awal Juni 2018.

Baca juga: Pesan Puti Guntur Soekarno untuk Kader PDI-P Jatim

“Jelas berpengaruh, suara untuk Ganjar di Purbalingga turun, salah satunya akibat citra PDI-P sebagai representasi partai pengusung hancur lebur setelah bupati yang juga ketua DPC ditangkap KPK,” jabarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X