Oknum Guru SD Gelapkan 10 Mobil, Ditangkap Sepulang Dinas

Kompas.com - 30/05/2018, 14:19 WIB
Ilustrasi penjara. The GuardianIlustrasi penjara.

BLORA, KOMPAS.com - Seorang oknum guru sekolah dasar (SD) diringkus polisi dari Satuan reserse Kepolisian Resos Blora karena kasus penggelapan mobil. Oknum tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Grobogan, Jawa Tengah. 

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo mengatakan, tersangka berinisial EW tersebut ditangkap di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan sepulang berdinas pada pekan ini.

Tersangka tercatat sebagai warga di Perumahan Kaplingan Kridosono, Kelurahan Tempelan, Blora.

"Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan cara pinjam pakai atau gadai. Tersangka meminjam mobil kepada para korban, lalu mobil tersebut digadaikan kepada orang lain senilai Rp 25 juta - Rp 35 Juta. Rata - rata mobil yang digadaikan adalah mobil rental dan mobil milik teman-temannya," kata Heri kepada Kompas.com, Selasa (29/5/2018).

Baca juga: Bawa Pistol Sambil Mengajar, Guru SD di OKU Timur DItangkap Polisi

Menurut Heri, saat ini tersangka sudah mendekam di tahanan Mapolres Blora untuk memudahkan proses pemeriksaan dan penyidikan tersangka. 

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Blora dalam tiga bulan setelah beberapa orang melapor telah menjadi korban penggelapan tersangka.

"Sementara ada 10 mobil yang digelapkan tersangka. Kami masih dalami. Tersangka yang bekerja sebagai Guru SD di Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan? sempat menghilang. Kepada masyarakat yang merasa dirugikan atau tertipu diharapkan untuk segera melapor," lanjut Heri.

Baca juga: Pura-pura Daftarkan Anak ke Sekolah, 2 Pria Curi Ponsel dan Uang Guru SD

Nur Sholihin, pengacara salah satu korban yang bernama Moh Khadirin (33) menambahkan, dengan status ASN yang dikantongi, aksi tersangka bisa berjalan mulus. Ia mengaku lega atas tertangkapnya Edi Witoyo.

"Tersangka menggadai Toyota Innova ke klien saya Rp 35 juta. Ternyata mobil orang lain. Jumlah korban yang berhasil ditipu banyak. Jika ditotal tersangka menggondol uang kurang lebih mencapai Rp 1 miliar. Saya mengapresiasi kinerja polisi yang berhasil mengamankan tersangka, semoga permasalahan ini segera terselesaikan," terangnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X