Viral, Video Puluhan Murid SD Berangkat Sekolah Seberangi Sungai Deras

Kompas.com - 29/05/2018, 19:33 WIB
Murid-murid SD di Kabupaten Sinjai menantang maut menyeberangi sungai ke sekolah. IstMurid-murid SD di Kabupaten Sinjai menantang maut menyeberangi sungai ke sekolah.

SINJAI, KOMPAS.com – Setelah video murid SD di Kabupaten Maros berjuang ke sekolah menyeberangi sungai viral di media sosial, kini giliran video murid SD di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi viral karena mereka harus menyeberangi sungai untuk menuju ke sekolah, bahkan beberapa murid sempat terseret arus deras.

Murid-murid SD ini memang menantang maut untuk menuntut ilmu dan menggapai cita-citanya. Kampung mereka tidak mempunyai jembatan penyeberangan. Padahal, lokasi sekolah mereka berada di kampung sebelah.

Dalam video viral tersebut, puluhan murid SD terlihat menyeberangi sungai yang airnya sangat deras. Murid-murid SD ini nampak dikawal oleh orang dewasa untuk menyeberangi sungai. Beberapa dari mereka nampak terseret derasnya air sungai yang deras dan dalam hingga berhasil menyeberang ke sebelah kampungnya.

Baca juga: Pelajar di Maros Bertaruh Nyawa Menyeberang Sungai Demi Menuntut Ilmu

Para murid SD pemberani ini berasal dari Desa Suka Maju, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Sebelum menyeberangi sungai, anak-anak ini melepas baju, membungkusnya bersama sepatu dan buku dalam plastik. Sambil menyeberangi sungai dengan berenang, murid SD ini mengangkatnya bungkusannya agar tidak basah.

Terdengar suara seorang Ibu seperti khawatir dengan keberanian anak-anak tersebut. Dia seperti tak percaya dengan keberanian anak tersebut menyeberangi sungai.

Kondisi ini sudah lama terjadi dan pemerintah Kabupaten maupun Sulawesi Selatan terkesan tidak perduli melihat anak-anak ke sekolah menantang maut.

Menunggu laporan

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Devo Khaddafi yang dikonfirmasi, Selasa (29/5/2018) mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan dari Dinas Bina Marga terkait tidak adanya jembatan di sebuah desa di Kabupaten Sinjai.

Baca juga: Jembatan Ambruk, Pelajar Sukabumi Basah-basahan Menyeberang Sungai

“Kami menunggu laporan dari Dinas Bina Marga, nanti baru kita akan aturkan alokasikan anggarannya untuk pembuatan jembatan di sebuah desa tersebut. Apakah dananya di ambilkan dari desa mana, agar murid-murid SD tidak lagi menyeberangi sungai kalau ke pergi ke sekolah,” katanya.

Terkait dengan pelajar di Kabupaten Maros juga yang ke sekolah menyerangi sungai, lanjut Devo, sementara sudah dilakukan pembuatan jembatan. Adapun dana pembuatan jembatan bersumber dari dana desa dan dana sumbangan yang terkumpul dari Kitabisa.com.

“Jadi sementara dibuatkan itu jembatannya di Kabupaten Maros. Ada digunakan sebagian dari dana desa dan ada dana sumbangan masyarakat seluruh Indonnesia yang terkumpul dari Kitabisa.com,” terangnya.

Kompas TV Di tengah antusiasme anak-anak untuk bersekolah, di Sumba Timur siswa rela menyeberangi sungai tanpa melalui jembatan demi menuntut ilmu.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

Regional
10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

Regional
Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam yang Rumah Terbakar

Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam yang Rumah Terbakar

Regional
Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

Regional
Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

Regional
Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

Regional
KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

Regional
Guru, Satpam hingga OB Sekolah Bisa Dapat Rumah Subsidi, Ini Syaratnya

Guru, Satpam hingga OB Sekolah Bisa Dapat Rumah Subsidi, Ini Syaratnya

Regional
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

Regional
Istri Gubernur Riau Mengalami Demam dan Positif Covid-19

Istri Gubernur Riau Mengalami Demam dan Positif Covid-19

Regional
'Saya Ingin Berdebat dengan Jaksa, Disiarkan di YouTube, Biar Masyarakat Menilai'

"Saya Ingin Berdebat dengan Jaksa, Disiarkan di YouTube, Biar Masyarakat Menilai"

Regional
Dijeblosoan ke Lapas Kerobokan, Jerinx Bacakan Cerpen yang Ditulis Selama Ditahan di Rutan

Dijeblosoan ke Lapas Kerobokan, Jerinx Bacakan Cerpen yang Ditulis Selama Ditahan di Rutan

Regional
Puting Beliung di Babel, Warga Terluka hingga Rumah Pengasingan Bung Karno Rusak

Puting Beliung di Babel, Warga Terluka hingga Rumah Pengasingan Bung Karno Rusak

Regional
10 Orang Tewas Dalam Tabrakan di Tol Cipali, Polisi: Penyebab Kecelakaan Belum Tahu

10 Orang Tewas Dalam Tabrakan di Tol Cipali, Polisi: Penyebab Kecelakaan Belum Tahu

Regional
Ini Usulan Ridwan Kamil soal Pemotongan Libur Panjang Akhir Tahun

Ini Usulan Ridwan Kamil soal Pemotongan Libur Panjang Akhir Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X