Hindari Kawin Sedarah, Rusa Bandung Zoo Ditukar dengan Rusa Solo Zoo

Kompas.com - 18/05/2018, 20:29 WIB
Tampak Emon (7), rusa Timorensis jantan koleksi Bandung Zoo, tengah berada dalam box transport. Emon dan dua rusa jantan lainnya akan di kirim ke Solo Zoo untuk dikawinkan dengan rusa betina lainnya, sehingga terhindar dari Perkawinan Sedarah. KOMPAS.com/AGIE PERMADITampak Emon (7), rusa Timorensis jantan koleksi Bandung Zoo, tengah berada dalam box transport. Emon dan dua rusa jantan lainnya akan di kirim ke Solo Zoo untuk dikawinkan dengan rusa betina lainnya, sehingga terhindar dari Perkawinan Sedarah.

BANDUNG, KOMPAS.com - Emon, salah satu rusa timorensis yang lahir di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, Jumat (18/5/2018) sore tadi, ditangkap petugas penjaga kebun binatang di dalam kandangnya untuk kemudian dimasukan ke kotak transportasi.

Emon merupakan salah satu dari tiga rusa timorensis koleksi Bandung Zoo yang akan dikirim ke Kebun Binatang Solo atau Solo Zoo malam ini melalui darat dengan menggunakan truk.

Juru Bicara Bandung Zoo, Sulhan Syafi'i menjelaskan, ketiga rusa jantan koleksi Bandung Zoo hari ini akan diberangkatkan ke Solo Zoo.

Ini merupakan pertukaran yang biasa dilakukan setiap kebun binatang di Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI). Hal ini juga dilakukan untuk menghindari terjadinya inbreeding atau perkawinan sedarah.

"Ini dalam rangka barter satwa langka di Indonesia, jadi biar genetiknya bagus karena kita punya banyak timorensis, mereka juga punya banyak itu, lebih baik ditukar menukar," jelas Sulhan di Bandung Zoo, Jalan Taman Sari, Jumat (18/5/2018).

Adapun tiga ekor rusa timorensis jantan dari Bandung Zoo akan ditukarkan dengan satu rusa betina dan dua ekor rusa timorensis dari Solo Zoo.

"Dari sana, satu ekor rusa jantan dan dua ekor rusa betina timor, dari kita tiga ekor rusa timor jantan," terangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jembatan Penangkaran Rusa di Bogor Ambruk, 1 Orang Meninggal Dunia

Menurutnya, memang pertukaran ini biasa dilakukan antar-kebun binatang di Indonesia. Bahkan dua bulan lalu, Bandung Zoo mengirimkan burung Koak Biru ke Taman Safari Bogor. Burung itu ditukar dengan Jalak Putih.

Prosedur pertukaran

Prosedur pertukaran dua binatang ini cukup lama, karena harus melalui proses Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk proses pemeriksaan genetika hewan.

Sejumlah satwa ini sudah melalui proses kesepakatan dan tanda tangan setahun lalu. Namun proses pertukarannya dilakukan hari ini.

Selain ketiga rusa Timor, Bandung Zoo juga menghibahkan seekor beruang madu betina ke Solo Zoo.

"Prosedur penukaran sendiri seperti biasa, ada kesepakatan dan MoU, yang nanti dalam prosesnya dikirimkan dulu ke kementerian. Karena ini ada beruang dapat rekomendasi dari Kementerian, kita lakukan izin, angkut ke BKSDA, setelah itu tukar menukar. Simpel sebenarnya, hanya prosedurnya yang lama," jelasnya.

Pengiriman satwa

Ketiga satwa ini masing-masing dimasukkan ke boks transportasi dengan tinggi 120 cm dan lebar 57 cm yang sengaja disesuaikan dengan tubuh rusa tersebut, guna menghindari rusa terjatuh atau pusing saat dibawa menggunakan sebuah truk ke Solo.

Nantinya, dalam perjalanan 10 hingga 11 jam ke Solo, rusa-rusa ini akan diawasi sejumlah petugas yang terdiri dari keeper, paramedic, dan head keeper.

Para petugas akan mengawasi dan memberi makan satwa-satwa tersebut pada saat perjalanan agar terhindar dari stres.

"Kandang sempit itu biar dia (satwa) tidak pusing saat kendaran berbelok, karena kalau lebar bisa pusing dia. Mengangkut satwa ini memang ada SOP-nya," jelas Sulhan.

Proses pengiriman satwa dengan menggunakan truk, kecepatannya tidak boleh melebihi 60 km/jam.

"Sedang pengecekan satwa ini akan dilakukan 4 jam sekali, nanti satwa diperiksa saat istirahat, kemudian jalan lagi," imbuhnya.

Dikarantina

Saat masing-masing satwa tiba di kebun binatang Bandung maupun Solo, satwa-satwa ini bakal dikarantina selama dua minggu di tempat khusus yang terpisah dari satwa lainnya.

Hal tersebut dilakukan agar satwa ini bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya.

"Solo Zoo juga nantinya mengirim dokternya ke sini untuk mengecek satwanya sehat atau tidak. Begitu pun dengan Bandung Zoo yang juga mengirimkan orang ke sana untuk mengecek satwa dari sini," jelasnya.

Baca juga: Jembatan di Penangkaran Rusa Cariu Bogor Putus, Puluhan Wisatawan Jatuh ke Sungai

Adapun kemungkinan satwa stres, menurut Sulhan, itu hal biasa terjadi karena satwa ini tengah menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan baru. Namun stres itu pun akan berangsur pulih setelah melalui proses karantina.

"Masuk karantina dipisahkan dengan satwa yang lain biar gampang dipantau," katanya.

Sementara itu, Kurator Satwa Bandung Zoo, Panji Ahmad Fauzan menjelaskan, dari 15 ekor rusa koleksi Bandung Zoo, tiga rusa jantan dilepas untuk dikirimkan ke Solo Zoo.

Ketiga rusa yang di kirimkan ini merupakan satu generasi yang lahir di Bandung Zoo. Saat ini, usia ketiganya masih produktif, yakni berkisar usia 6-7 tahun.

Tiga rusa timorensi yang diberi nama Emon, Entis, dan Bobi ini akan dikirimkan ke Solo Zoo bersama dengan Aurel, seekor beruang madu betina berusia 9 tahun. Mereka akan dikirimkan malam ini sekitar pukul 23.00 WIB.

"Kenapa malam berangkatnya, karena kalau malam dehidrasi satwa sendiri minimal. Selama perjalanan mereka akan dicek setiap 40-50 km. Selama perjalanan satwa rusa akan diberi makan wortel, sedang beruang makan pisang dan pepaya," jelasnya.

Kompas TV Bayi gajah ditemukan dalam kondisi terluka akibat terjerat perangkap rusa.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.