Status Merapi Normal, Destinasi Wisata Kaliurang Tetap Dibuka

Kompas.com - 11/05/2018, 18:38 WIB
Kondisi Telaga Putri, Kaliurang, Pakem, Sleman setelah Erupsi Merapi Erupsi Freatik Kompas.com/Markus YuwonoKondisi Telaga Putri, Kaliurang, Pakem, Sleman setelah Erupsi Merapi Erupsi Freatik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman memastikan destinasi wisata Kaliurang tetap menerima kunjungan wisatawan pascaletusan freatik Merapi pada hari ini, Jumat (11/5/2018).

Namun demikian, operasional jeep volcano tour, disarankan untuk tidak beroperasi khusus hari ini, Jumat, demi keamanan wisatawan.

Pasca terjadi letusan Freatik Gunung Merapi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengumpulkan pelaku wisata yang berada dan beroperasi di kawasan Kaliurang.

"Kami tadi langsung mengumpulkan pelaku wisata yang berpotensi di kawasan Kaliurang. Ada 30 orang yang hadir," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih, Jumat (11/05/2018).

Baca juga: Merapi Erupsi, Hotel-hotel di Kaliurang Beroperasional Normal

Sudarningsih mengungkapkan dalam pertemuan disampaikan update terakhir situasi Gunung Merapi. Mengacu pernyataan BPPTKG Yogyakarta, meski terjadi letusan freatik di pagi hari tadi, namun status Gunungapi Merapi tetap normal.

Status normal ini berarti, pada dasarnya kawasan Kaliurang masih aman untuk dikunjungi, sehingga tidak ada alasan kuat bagi Dinas Pariwisata untuk menutup kawasan ini.

"Silahkan wisatawan untuk tetap berkunjung menikmati keindahan Gunungapi Merapi di Kaliurang sekaligus menikmati aneka kuliner yang akan menggoda selera wisatawan," urainya.

Jeep Volcano Tour

Sementara itu operasional jeep volcano tour masih menunggu informasi selanjutnya.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman akan terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan seluruh stakeholder dan komunitas jeep Merapi untuk memastikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan wisatawan.

Baca juga: Cerita Para Saksi Letusan Freatik Merapi Pagi Ini...

Sementara itu Eko Pujianto ketua komunitas Jeep Merapi Belantara Adventure mengaku untuk hari ini pasca letusan freatik aktivitas untuk volcano tour ditutup.

"Mungkin bisa juga besok dibuka lagi," katanya.

Menurut dia, sebenarnya hari ini sudah ada tiga rombongan yang memesan. Namun terpaksa dibatalkan karena alasan kemananan.

"Bagi kami keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi hal yang utama," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Gunung Merapi meletus freatik pada Jumat (11/05/2018) pukul 07.40 WIB. Status Gunung Merapi sampai saat ini tetap aktif normal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertutup Material Longsor, Akses Jalan Sumedang-Garut Lumpuh 3 Jam

Tertutup Material Longsor, Akses Jalan Sumedang-Garut Lumpuh 3 Jam

Regional
Kantor KUA Dibobol Maling, 366 Buku Nikah Raib

Kantor KUA Dibobol Maling, 366 Buku Nikah Raib

Regional
Nasdem Resmi Usung Pasangan Incumbent di Pilkada Banjarbaru

Nasdem Resmi Usung Pasangan Incumbent di Pilkada Banjarbaru

Regional
Harimau yang Ditangkap di Semede Jalani Pemeriksaan Dokter di Lampung

Harimau yang Ditangkap di Semede Jalani Pemeriksaan Dokter di Lampung

Regional
4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

Regional
Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Regional
Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Regional
Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Regional
Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Regional
Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Regional
Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Regional
Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Regional
Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Regional
Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Regional
Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X