Survei LSKP: Ganjar-Yasin 50,3 Persen, Sudirman-Ida 10,5 Persen

Kompas.com - 24/04/2018, 15:51 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua Sudirman Said (kedua kanan)-Ida Fauzia (kanan) dan pasangan nomor urut satu Ganjar Pranowo (kiri)-Taj Yasin (kedua kiri) mengikuti Debat Terbuka Pilkada Jawa Tengah di Ballroom Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/4). Debat tersebut mengangkat tema peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana PutraPasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua Sudirman Said (kedua kanan)-Ida Fauzia (kanan) dan pasangan nomor urut satu Ganjar Pranowo (kiri)-Taj Yasin (kedua kiri) mengikuti Debat Terbuka Pilkada Jawa Tengah di Ballroom Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/4). Debat tersebut mengangkat tema peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pasangan calon nomor urut 1 Pilkada Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin unggul di semua sektor dibanding pasangan calon nomor 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Kebijakan Publik (LSKP) Research dan Consulting-LSI, Selasa (24/4/2018), tingkat keterpilihan Ganjar-Yasin mencapai 50,3 persen. Sementara rivalnya Sudirman-Ida sebanyak 10,5 persen.

"Yang memilih ragu-ragu sebanyak 39,2 persen," ujar Direktur LSKP Sunarto Ciptoharjono, saat konferensi pers hasil survei PIlkada Jateng di Semarang, siang tadi.

Menurut Sunarto, dengan tingkat keperpilihan di atas 50 persen, kemungkinan Ganjar-Yasin memenangkan kompetisi sangat tinggi.

Baca juga : Beda Sikap Sudirman Said dan Ganjar Pranowo soal Kartu Tani... )

Di sisa waktu masa kampanye, sambung dia, Sudirman-Ida akan sulit mengejar ketertinggalan. Butuh kerja keras lebih untuk dapat mengejar petahana.

"Dari survei kami, angka di atas 50 persen itu melampaui the magic numbers," ucapnya.

Survei LSKP dilakukan 3-10 April 2018 kepada 600 responden di berbagai daerah Jawa Tengah, yang kemudian dibagi ke dalam 13 daerah pemilihan.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka plus kuesioner. Margin error dalam survei itu mencapai 4,1 persen.

Sunarto menjelaskan, dalam survei, responden yang dipilih berjenis kelamin laki-laki dan perempuan seimbang. Responden juga dipilih dengan cara pengacakan bertingkat. Daerah dengan kepadatan penduduk porsi responden lebih banyak.

(Baca juga : Sudirman Said Kritik Ganjar soal Penurunan Angka Kemiskinan di Jateng )

Dalam hasil survei itu, pasangan Ganjar-Yasin unggul di semua segmen pemilih, baik kelompok jenis kelamin, pendidikan, agama, dan umur.

Baik generasi milenial dan generasi senior mendukung pasangan itu. Generasi milenial mencapai 50,6 persen, sementara generasi senior 48,8 persen.

"Kalau pasangan Sudirman-Ida generasi milenial 11,5 persen, generasi senior capai 9,9 persen," tambahnya.

LSKP mengatakan, tingkat popularitas Ganjar sangat tinggi mencapai 89,5 persen. Sementara keterkenalan Sudirman mulai meningkat di angka 44,2 persen.

Sementara wakilnya, tingkat keterkenalan tidak lebih dari 27 persen. Taj Yasin dikenal hanya 26,8 persen, sementara Ida Fauziyah dikenal 20,1 persen.

"Mayoritas warga Jateng menyatakan puas atas kinerja petahana," pungkasnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X