Hasanudin Siap Bela Nelayan Jawa Barat dengan Program "Jabar Seubeuh"

Kompas.com - 22/03/2018, 16:56 WIB
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin atau dikenal dengan Kang Hasan menyapa sejumlah nelayan di Kabupaten Indramayu di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Sumitra, Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis (22/3/2018).Dokumentasi Tim Sukses Hasanah Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin atau dikenal dengan Kang Hasan menyapa sejumlah nelayan di Kabupaten Indramayu di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Sumitra, Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis (22/3/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanudin atau dikenal dengan Kang Hasan menyapa sejumlah nelayan di Kabupaten Indramayu.

Kedatangan Hasan disambut antusias oleh ratusan nelayan yang sedang mengangkut hasil tangkapannya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Sumitra, Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis (22/3/2018).

Kepada Hasan, para nelayan menyampaikan sejumlah aspirasi dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Dari keluhan yang ditampung, para nelayan kebanyakan kesulitan dalam hal perizinan melaut hingga permodalan.

Menanggapi keluhan dari para nelayan, dia bersama Anton Charliyan yang dikenal dengan nama pasangan "Hasanah" ( TB Hasanudin-Anton Charliyan Amanah) mengaku sudah memiliki solusi melalui program Jabar Sebeuh jika nantinya terpilih sebagai pucuk pimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018.

"Program Jabar Seubueh, akan memfasilitasi keperluan yang dibutuhkan oleh saudara para nelayan di Jawa Barat, khususnya di Indramayu," kata Hasan melalui keterangan tertulis Kompas.com, Kamis siang.

Baca juga : Hasanudin: Melalui Program Jabar Seubeuh, Saya Ingin Petani Untung

Lebih lanjut Hasan menegaskan, dirinya akan memprioritaskan program Jabar Sebeuh demi melindungi hak-hak para nelayan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.

Menurutnya, nelayan, seperti halnya petani, berjasa besar dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat. Sehingga, kata dia, kesejahteraan hidup nelayan merupakan tanggung jawab pemerintah dengan cara memfasilitasi kebutuhan nelayan.

"Saya akan berdiri paling depan untuk para nelayan, saya akan tampil menjadi pelindung saudara (nelayan), negara harus hadir di setiap masalah rakyat sesuai Nawacita yang digaungkan Presiden Jokowi," bebernya.

Selain itu, jika terpilih nanti, Pasangan Hasanah berjanji akan membuat cold storage di setiap TPI untuk menjamin stabilisasi harga ikan.

"Agar nelayan tidak dipermainkan oleh para spekulator, " bebernya.

Sementara itu, Dewan Presidium Serikat Nelayan Tradisional Kajidin mengatakan, nelayan di Jawa Barat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memberikan perubahan nyata seperti Kang Hasan.

Baca juga : Bela Petani, Pasangan Hasanah Tawarkan Program Jabar Seubeuh

Dia menilai, pasangan Hasanah sudah sangat siap memberikan perlindungan hukum terhadap nelayan, hingga meningkatkan taraf ekonomi masyarakat nelayan di Jawa Barat.

"Kita tidak butuh bantuan finansial tapi kewajiban negara melindungi nelayan, dan Kang Hasan mempunyai visi misi yang sama dengan nelayan, baik untuk melindungi, membangun dan hal lainnya yang dibutuhkan oleh nelayan," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga sempat ikut pelelangan dan melihat berbagai jenis ikan hasil tangkapan para nelayan yang ditemani oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat Deddy Widjaja Dharma dan Anggota DPRD Jawa Barat Syamsul Bachri.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional
Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Nasional
Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Bupati Mandailing Natal Akui Mundur karena Kecewa Hasil Pemilu

Regional
Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Saat Tidur, Pemimpin Ku Klux Klan di AS Ditembak Mati Sang Istri

Internasional
Pengebom Bunuh Diri Sri Lanka Ikut Antre Makanan Sebelum Beraksi

Pengebom Bunuh Diri Sri Lanka Ikut Antre Makanan Sebelum Beraksi

Internasional
3 TPS di Kota Kupang Diputuskan Gelar Pemungutan Suara Ulang

3 TPS di Kota Kupang Diputuskan Gelar Pemungutan Suara Ulang

Regional
Logistik Pemilu Telat Sampai, 30.962 DPT di Nias Selatan Gelar PSU

Logistik Pemilu Telat Sampai, 30.962 DPT di Nias Selatan Gelar PSU

Regional
Viral Video 4 Pemuda Tak Sadarkan Diri di Pinggir Jalan Setelah Minum Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Viral Video 4 Pemuda Tak Sadarkan Diri di Pinggir Jalan Setelah Minum Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan

Close Ads X