Kompas.com - 23/02/2018, 10:05 WIB
Zul Terry Apsupi dengan bahan-bahan pembuatan miniatur. kompas.com/heru dahnurZul Terry Apsupi dengan bahan-bahan pembuatan miniatur.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Bicara tentang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak hanya soal pilkada dan pelanggaran.

Di Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, seorang mantan Ketua Bawaslu berkreasi dengan membuat kerajinan miniatur pemandangan alam.

“Tidak perlu belajar khusus karena membuatnya cukup mudah. Lagi pula ini bermanfaat karena kita mengolah lagi sebagian bahan yang dianggap sebagai limbah,” kata Zul Terry Apsupi saat berbincang dengan Kompas.com di kediamannya, Kamis (22/2/2018).

Perumahan di Kompleks Pasir Padi menjadi saksi saat penggagas Pulau Pemilu ini mempraktikkan keterampilan. Ditemani seorang rekannya, Zul Terry yang pensiun dari Bawaslu sejak lima bulan lalu mengolah bahan-bahan sederhana, seperti kertas atau karton bekas, serbuk gergaji, kawat, serta ranting pohon dan dedaunan.

“Bahan-bahan seperti kertas dan karton terlebih dahulu dipotong kecil, kemudian direndam dan dilumatkan hingga berbentuk adonan,” ujarnya.

Baca juga: Andi Sutisna, Sulap Limbah Sungai Cikapundung Jadi Miniatur Lokomotif

Salah satu bagian miniatur berbentuk benteng yang sudah jadi.kompas.com/heru Salah satu bagian miniatur berbentuk benteng yang sudah jadi.

Kompas.com mendapat kesempatan melihat langsung pembuatannya. Adonan yang sudah jadi kemudian dicampur dengan perekat yang terbuat dari tepung sagu. Setelah tercampur dengan baik, adonan kemudian dibentuk menjadi miniatur berbagai ukuran.

Zul Terry mengungkapkan, dibutuhkan waktu satu hingga dua hari untuk menyelesaikan setiap miniatur. Selain dipercantik dengan mainan dan pewarna akrilik, miniatur juga harus dijemur agar cepat kering dan awet.

Miniatur menjadi indah dan menarik karena menggambarkan landscape pemandangan tertentu. Ada yang berbentuk benteng, hutan, hingga alam pedesaan.

Kerajinan miniatur dibuat sebagai bagian dari program daur ulang sampah, sekaligus representasi karya seni yang mendatangkan manfaat ekonomi.

Setiap miniatur dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 500.000.

Baca juga: Win Bara Biru, Pesulap Limbah Kayu Jadi Miniatur Harley-Davidson

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.