Kompas.com - 05/02/2018, 11:10 WIB
Seekor burung Gosong sedang menggali pasir untuk meletakkan telurnya di pulau Manumpitaeng, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara. Kompas.com/Ronny Adolof BuolSeekor burung Gosong sedang menggali pasir untuk meletakkan telurnya di pulau Manumpitaeng, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.
|
EditorReni Susanti

KUPANG, KOMPAS.com - Spesies burung jenis Gosong Kaki Merah (Megapodius Reinwardt) saat ini masih hidup di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Burung yang hidup di daratan Pulau Flores dan Pulau Sumba, NTT ini sepintas mirip burung Maleo yang merupakan endemik Pulau Sulawesi.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT Tamen Sitorus yang didampingi Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Agustinus Djami Koreh mengatakan, burung Gosong juga bersarang di tanah mirip Maleo.

"Kalau Burung Gosong, sebarannya merata hampir seluruh Pulau Flores dapat ditemui dan lokasi sebarannya juga ada di Pulau Sumba," ucap Sitorus kepada Kompas.com, Senin (5/2/2018).

(Baca juga : Peneliti Burung Asal Amerika Kaget Jumpai 3 Jenis Trinil di Gorontalo )

Agustinus Djami Koreh menambahkan, sepintas Gosong dan Maleo memiliki kemiripan karena memiliki jambul.

"Tapi kalau Maleo dadanya warna putih, sedangkan Gosong, seluruh tubuhnya berwarna hitam," sebut Agustinus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk populasi Gosong di NTT, sambung Agustinus, jumlahnya belum diketahui persis karena belum dikaji secara mendalam.

Namun, hasil patroli di kawasan konservasi masih ditemui baik langsung maupun lewat perjumpaan sarangnya. "Kalau untuk hitungan populasi Burung Gosong, harus melaui kajian mendalam sehingga dapat disimpulkan taksiran populasinya," jelasnya.

(Baca juga : Populasi Burung Kakatua Kecil Jambul Kuning di NTT Nyaris Punah )

Kehidupan Burung Gosong berdasarkan pantauan pihaknya, biasa ditemui di pesisir hutan pantai dan hutan pegunungan.

"Biasanya bekas sarang Burung Gosong juga digunakan oleh komodo untuk meletakkan telurnya," tutup Agustinus.

Kompas TV Dengan kondisi alam yang masih terjaga, tak heran Rawa Bento menjadi destinasi pilihan para wisatawan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.