Populasi Burung Kakatua Kecil Jambul Kuning di NTT Nyaris Punah

Kompas.com - 30/01/2018, 19:16 WIB
Kompas TV Menari dan memamerkan bulu bulu adalah cara unggas menarik perhatian lawan jenisnya.
|
EditorReni Susanti

KUPANG, KOMPAS.com - Populasi burung jenis Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua Sulphurea Parvula) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris punah.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Tamen Sitorus mengatakan, burung ini memiliki ukuran sedang, dengan panjang sekitar 35 sentimeter. Populasi satwa ini di NTT sekitar 72 ekor, yang tersebar di dua tempat di NTT.

"Data yang kita miliki saat ini, kakatua kecil jambul kuning, berada di Suaka Margasatwa Harlu, Kabupaten Rote Ndao sebanyak 44 ekor dan di Pulau Menipo, Kabupaten Kupang sebanyak 28 ekor," kata Sitorus di Kupang, Selasa (30/1/2018).

Lantaran nyaris punah, sejak 2014 lalu, pihaknya menjadikan kakatua kecil jambul kuning sebagai satwa prioritas.

(Baca juga : Hewan Langka Bercorak Hitam dan Kuning Ditemukan di Bangka Belitung)

Menurun drastinya populasi kakatua ini diakibatkan habitat yang rusak, berkurangnya makanan, perdagangan bebas, dan perburuan liar tanpa mempertimbangkan lamanya proses reproduksi.

Untuk menjaga kelestarian satwa tersebut, pihaknya memonitoring secara intensif. 

"Kita juga menjaga dari perburuan liar, dengan menempatkan petugas kita di dua lokasi yang menjadi habitat burung itu. Petugas kita juga tetap pastikan makanan di habitanya aman. Paling tidak kita menjaga dan melestarikan, karena mereka hidup di alam bebas," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X