Penganiayaan Taruna Akpol, Komandan Suku Dituntut 3 Tahun Penjara

Kompas.com - 02/11/2017, 16:08 WIB
Sidang kasus penganiayaan hingga tewas taruna Akpol Brigdatar Muhammad Adam di PN Semarang, Kamis (2/11/2017). KOMPAS.com/Nazar NurdinSidang kasus penganiayaan hingga tewas taruna Akpol Brigdatar Muhammad Adam di PN Semarang, Kamis (2/11/2017).
|
EditorErlangga Djumena

SEMARANG, KOMPAS.com - Komandan suku wilayah Indonesia Timur Rinox Levi dituntut pidana penjara selama 3 tahun dalam kasus penganiayaan terhadap taruna Akpol tingkat II Brigdatar Muhammad Adam. Rinox Levi dianggap bersalah karena membiarkan penganiayaan itu terjadi.

Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Semarang Omar Dhani mengatakan, terdakwa diduga telah dengan sengaja memberi memberi kesempatan, baik melalui sarana atau fasilitas secara terang-terangan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang.

Hal itu melanggar pasal 170 ayat 2 ke-3 junto pasal 56 ayat 2 dan junto pasal 170 ayat 1 KUHP.

"Terdakwa adalah taruna Akpol yang terpilih dan terbaik dari wilayah Indonesia," ujar Omar Dhani, membacakan tuntutan hukum di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (2/11/2017).

Baca juga : Empat Penganiaya Taruna Akpol Dituntut 3 Tahun Penjara

Jaksa menguraikan, bahwa tuntutan pidana 3 tahun itu juga mempertimbangkan banyak hal.

Antara lain perbuatan terdakwa merusak nama baik institusi polri. Sementara hal meringankan terdakwa sopan, belum pernah dihukum, mengakui perbuatannya serta para korban telah memaafkan para terdakwa.

"Menuntut pidana selama 3 tahun dikurangi selama penahanan, dengan perintah tetap dilakukan penahanan," ucap jaksa.

Selain Rinox, 13 terdakwa lainnya juga menjalani sidang tuntutan. 9 terdakwa dituntut 1,5 tahun penjara, sementara 4 terdakwa lainnya dituntut 3 tahun penjara.

Total para terdakwa adalah 14 orang. Semuanya terdakwa adalah taruna tingkat III. Sementara korban meninggal Brigdatar Adam merupakan taruna tingkat II.

Penyidikan kasus ini dilakukan oleh Diskrimmum Polda Jateng. Dalam prosesnya, penyidik juga melalukan rekonstruksi pada (31/5/2017) dengan 46 adegan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,9 di Maluku Tengah, 1 Rumah Warga Ambruk

Gempa Magnitudo 4,9 di Maluku Tengah, 1 Rumah Warga Ambruk

Regional
Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan Terancam 2,8 Tahun Penjara

Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan Terancam 2,8 Tahun Penjara

Regional
Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung

Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung

Regional
PVMBG Bandung Sebut Tanah Ambles di Nusalaut Bukan karena Gempa

PVMBG Bandung Sebut Tanah Ambles di Nusalaut Bukan karena Gempa

Regional
Fakta Petani Kopi Tewas Diterkam Macan Tutul, Peristiwa Serupa Pernah Terjadi 50 Tahun Lalu

Fakta Petani Kopi Tewas Diterkam Macan Tutul, Peristiwa Serupa Pernah Terjadi 50 Tahun Lalu

Regional
Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Regional
Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Regional
Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Regional
Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Regional
Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Regional
Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Regional
Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Regional
Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Regional
SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X