Empat Penganiaya Taruna Akpol Dituntut 3 Tahun Penjara

Kompas.com - 02/11/2017, 15:16 WIB
Sidang penganiayaan taruna Akpol di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (2/11/2017)KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Sidang penganiayaan taruna Akpol di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (2/11/2017)

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak empat orang taruna Akpol tingkat III dituntut hukuman 3 tahun penjara atas penganiayaan hingga meninggal dunia terhadap Brigdatar Muhammad Adam.

Keempatnya dinilai terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban Adam hingga korban meninggal dunia. Empat terdakwa yaitu Christian Atmadibrata Sermumes, Martinus Bentanone, Gibrail Chartens Manorek, dan Gilbert Jordu Nahumury.

"Menjatuhkan terdakwa dengan pidana penjara 3 tahun, dikurangi masa tahanan sementara dengan perintah ditahan," ujar jaksa Slamet Margono dan Nur Azizah di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (2/11/2017).

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Antonius Widjantono, jaksa menerangkan bahwa empat terdakwa terbukti bersalah melanggar ketentuan pasal 170 ayat 2 ke1 KUHP atau ayat 170 ayat 2 ke-3.

Baca juga : 9 Penganiaya Taruna Akpol Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Pasal 170 ayat 2 ke1 berbunyi, "Barangsiapa terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan."

Sementara pasal 170 ayat 2 ke 3 bunyinya "dengan pidana paling lama 12 (dua belas) tahun, jika kekerasan mengakibatkan maut."

Jaksa menyebutkan, perbuatan terdakwa dengan melakukan kekerasan dengan tenaga bersama telah terpenuhi. Tidak ada alasan pembenar ataupun pemaaf atas perbuatan yang dilakukan.

Hal yang dianggap sebagai alasan pembenar yaitu perbuatan para terdakwa mengakibatkan korban meninggal dunia dan belasan taruna Akpol tingkat 2 lain mengalami luka-luka.

Sementara alasan yang meringankan, para terdakwa sopan, masih muda, dan belum pernah dihukum sebelumnya.  "Menyatakan terdakwa bersalah melakukan kekerasan dengan tenaga bersama sebagaimana pasal 170 ayat 2 ke1 atau pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP," ujar Slamet lagi.

Majelis hakim memberi kesempatan pada terdakwa dan penasehat hukum mengajukan pembelaan. Satu pekan waktu yang disediakan untuk menyusun pledoi secara tertulis ini.  "Pledoi saya beri waktu 1 minggu. Sidang ditunda tanggal 9 November," ujar hakim Antonius.

Sebelumnya, 9 terdakwa lainnya juga dituntut serupa dengan tuntutan 1 tahun dan 6 bulan penjara. Satu terdakwa lainnya masih disidang secara terpisah.

Total untuk para terdakwa adalah 14 orang. Semuanya terdakwa adalah taruna tingkat III. Sementara korban meninggal Brigdatar Adam merupakan taruna tingkat II.



EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X