Cegah Penyelundupan Kendaraan ke Timor Leste, Polisi Pakai Metode Ini

Kompas.com - 20/10/2017, 07:09 WIB
Warga melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/7/2017). PLBN itu berada di perbatasan NTT dengan Timor Leste. KOMPAS/DEWI INDRIASTUTI Warga melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/7/2017). PLBN itu berada di perbatasan NTT dengan Timor Leste.
|
EditorErlangga Djumena

KUPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini telah menggunakan aplikasi model baru untuk mencegah prnyelundupan kendaraan bermotor dari Indonesia menuju ke Timor Leste.

Kapolres Belu AKBP Yandri Irsan mengatakan, metode yang digunakan berbasis Informasi dan Teknologi yakni Belu Anticipation System (Blast) Border Security (Sistem Aplikasi Keamanan Perbatasan).

"Tentu ini merupakan inovasi teknologi Polres Belu dan pertama di Indonesia, untuk menanggulangi kasus penyelundupan kendaraan bermotor (Ranmor). Kendaraan bermotor yang masuk dan keluar menuju Indonesia harus melapor ke Satlantas Polres Belu terlebih dahulu,"kata Yandri kepada Kompas.com, Kamis (19/10/2017).

Selanjutnya ucap Yandri, petugas akan melakukan identifikasi kendaraan bermotor dan akan diberikan surat jalan.

Baca juga: Jaga Perbatasan, Satu Skuadron Pesawat Tempur Bakal Ditempatkan di Kupang

Dalam surat tersebut terdapat barcode yang terenskripsi, apabila kendaraan yang masuk dan keluar memiliki perbedaan data, maka petugas akan mengidentifikasi ulang dan menindak apabila terindikasi tindak kejahatan.

"Awalnya kita melihat banyaknya kendaraan yang keluar masuk Indonesia dan Timor Leste, dan selama ini dari pihak Bea Cukai dan Imigrasi, tidak bisa mengidentifikasi kendaraan itu sehingga dengan alat itu, kita akan mengetahui berapa lama kendaraan itu masuk ke Indonesia dan ada penyimpangan administrasi atau tidak," katanya.

"Begitu mobil itu masuk, langsung terekam oleh CCTV kita dan kena sensor kita, maka otomatis akan masuk ke data base kita. Jadi sistemnya komputerisasi, jadi begitu kendaraan itu kembali, langsung muncul identitas kendaraan secara rinci termasuk berapa lama masuk ke Indonesia," tambah dia.

Dengan menerapkan aplikasi itu lanjut Yandri, secara tidak langsung modus operandi penyelundupan mobil dengan menggunakan pelat nomor Timor Leste akan diketahui oleh kepolisian.

"Sudah satu bulan lebih kita terapkan sistem ini dan selama ini ada penyelundupan maka dengan pola itu sudah tidak ada lagi penyelundupan mobil ke Timor Leste," paparnya.

Selain Blast Border Security, Polres Belu juga menerapkan tiga inovasi utama lainnya yakni Blast Droid, Blast Button Stationary, dan Smart City.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X