Jaga Perbatasan, Satu Skuadron Pesawat Tempur Bakal Ditempatkan di Kupang - Kompas.com

Jaga Perbatasan, Satu Skuadron Pesawat Tempur Bakal Ditempatkan di Kupang

Kompas.com - 14/09/2017, 20:46 WIB
Pesawat tempur jenis T-50i Golden Eagle sudah hampir dua pekan berada di Pangkalan Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/8/2017)Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere Pesawat tempur jenis T-50i Golden Eagle sudah hampir dua pekan berada di Pangkalan Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/8/2017)

KUPANG, KOMPAS.com - Berdasarkan rencana strategis TNI Angkatan Udara, Pangkalan Udara (Lanud) El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan ditempati satu skuadron pesawat tempur.

Komandan Lanud El Tari Kupang Kolonel Penerbang (Pnb) Ronny Moningka, keberadaan  skuadron pesawat tempur itu untuk menjaga wilayah perbatasan Indonesia dengan dua negara yakni Australia dan Timor Leste.

"Sesuai dengan rencana strategis TNI AU ke depan Pangkalan Udara El Tari dipersiapkan untuk dijadikan pangkalan operasi bertipe A, sehingga saat ini terjadi pembangunan secara bertahap," kata Ronny kepada Kompas.com, usai kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-72 TNI di Kupang, Kamis (14/9/2017).

Ronny menyebut, sejumlah fasilitas pendukung mulai dibangun sejak tahun 2016 lalu, artinya secara bertahap terjadi pembangunan dan diharapkan nanti beberapa tahun mendatang, sudah bisa ditempatkan satu skuadron pesawat tempur tetap di Lanud El Tari Kupang.

Baca juga: Penempatan 3 Pesawat Tempur di Perbatasan RI-Timor Leste Diperpanjang

Menurut Ronny, apabila nanti Pangkalan Udara El Tari Kupang naik menjadi tipe A, maka akan dipimpin oleh jenderal bintang satu. Otomatis, personel akan mengikuti dan berkembang sesuai aturan yang ada.

"Setelah semua sarana prasarana siap, satu skuadron pesawatnya datang ke sini dan tentunya status pangkalan akan meningkatkan menjadi tipe A," ucapnya.

Kompas TV Tiga Sukhoi Jaga Perbatasan Indonesia dengan Filipina


EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Macron Tegur Remaja yang Tak Sopan Panggil Namanya

Internasional
Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Sopir Angkutan Lebaran di Terminal Kalideres Rata-rata Terindikasi Darah Tinggi

Megapolitan
Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Kebakaran Landa 10 Hektar Padang Rumput di Pulau Komodo

Regional
Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Libur Lebaran, 27 Orang Tersengat Ubur-ubur di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Pegawai Honorer Dinas Kebersihan Jadi Maling Spesialis Rumah yang Ditinggal Mudik

Regional
Pakai Istilah 'China Taiwan', Dua Maskapai Jepang Dikecam

Pakai Istilah "China Taiwan", Dua Maskapai Jepang Dikecam

Internasional
Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Cegah Pelemparan Batu di Arus Balik, 21 Jembatan Tol di Bekasi Dijaga Ketat

Megapolitan
Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Komisioner Ombudsman Sebut Fasilitas Terminal Kalideres Tak Berubah Sejak 2 Tahun

Megapolitan
Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Hoaks, Tempat Wisata dan Transjakarta Gratis Saat HUT DKI

Megapolitan
Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Nasional
Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan 'One Way'

Ini Jalur Alternatif Menuju Bekasi-Cikampek Saat Penerapan "One Way"

Megapolitan
Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Selasa Petang, Sejumlah Titik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Nasional
Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Inflasi DKI Diprediksi Naik karena Mahalnya Tiket Pesawat

Megapolitan
Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Ombudsman: Jatah Obat per Napi di Lapas Pemuda Tangerang Hanya Rp 1.000

Megapolitan
Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Perombakan Pejabat Diharap Tingkatkan Serapan Anggaran DKI

Megapolitan

Close Ads X