Kompas.com - 16/09/2017, 10:32 WIB
Puluhan warga memadati ruang perawatan Puskesmas Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akibat keracunan massal usai menyantap hidangan hajatan pernikahan. Sabtu, (16/9/2017). KOMPAS.com / ABDUL HAQPuluhan warga memadati ruang perawatan Puskesmas Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akibat keracunan massal usai menyantap hidangan hajatan pernikahan. Sabtu, (16/9/2017).
|
EditorIndra Akuntono


GOWA, KOMPAS.com - Puluhan warga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dilarikan ke sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan rumah sakit akibat keracunan usai menyantap makanan di acara pernikahan seorang warga, Jumat (15/9/2017) petang. Aparat kepolisian telah mengambil makanan di lokasi kejadian untuk tujuan penyelidikan.

"Sampel makanan telah dikirim ke Lab (laboratorium forensik) untuk memastikan penyebab pasti keracunan massal ini," kata AKP Mangatas Tambunan, saat dikonfirmasi pada Sabtu, (16/9/2017).

Korban keracunan dirawat terpisah di Puskesmas Kampili, Puskesmas Bajeng, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf, serta Rumah Sakit Thalia Irham, karena merasa pusing, mual, dan muntah-muntah usai menyantap makanan di acara pernikahan di rumah Ramli Daeng Nyomba (45), di Dusun Pancana, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga.

"Sakit perutku baru muntah terus pokoknya lima belas menit setelah saya makan di pesta," kata seorang korban, Hasmidah Daeng Baji (40).

(baca: Puluhan Karyawan Keracunan Makanan, Polisi Periksa Katering)

Banyaknya korban keracunan membuat ruang pelayanan puskesmas dipenuhi warga.

Saat ini, sejumlah pasien telah diperbolehkan pulang atau rawat jalan. Sementara aparat kepolisian masih mendata jumlah korban keracunan tersebut.

"Gejala sama yakni pusing dan mual dan ini akibat faktor konsumsi makanan" kata Sri Wahyuni, dokter di Puskesmas Kampili.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X