Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berita Foto: Megahnya Tari Saman Kolosal di Gayo Lues

Kompas.com - 14/08/2017, 20:16 WIB

GAYO LUES, KOMPAS.com - Kompas.com pada Minggu (12/8/2017), melaporkan sebuah pergelaran kolosal Tari Saman yang bertajuk Tari Saman Massal, yang diyakini sebagai Tari Saman dengan jumlah penari terbanyak di dunia.

Jumlah penari mencapai 12.262 orang. Pergelaran ini langsung memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI).

Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.
Acara berlangsung di Stadion Seribu Bukit, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Penghargaan langsung diserahkan Manager MURI, Andre Purwandono, kepada Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasyim, didampingi Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, di atas panggung utama "Pagelaran Saman 10001 Penari".
Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.

Baca juga: Tari Saman dengan 12.262 Penari Pecahkan Rekor MURI

Dalam sambutannya sebelum menyerahkan piagam penghargaan itu, Andre mengatakan, Pemerintah Gayo Lues untuk kedua kalinya sukses memecahkan rekor dunia setelah pada tahun 2014 menghadirkan penari sebanyak 5057 peserta.

Ribuan penari tampil pada geladi resik pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Sabtu (12/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.AFP PHOTO/CHAIDEER MAHYUDDIN Ribuan penari tampil pada geladi resik pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Sabtu (12/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.
"Untuk Tari Saman Jilid dua kali ini, tercatat oleh kami berjumlah 12.262 penari," kata Andre disambut tepuk tangan penonton dan para penari saman yang baru saja tampil di hadapan puluhan ribu penonton, Minggu (13/8/2017).

Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.

Baca juga: Gaura Mancacarita, Pria Australia di Balik Mendunianya Tari Saman

"Rekor ini merupakan rekor dunia, yang mana hanya Indonesia yang memiliki sebuah maha karya yang sangat indah, yang kita saksikan secara bersama, yang membuat bulu kuduk merinding, membuat kami ingin menari dengan kalian semua. Semoga dengan kegiatan ini, kita bersama-sama bisa melestarikan budaya Indonesia," lanjut dia.

Manager MURI, Andre Purwandono saat menyerahkan Piagam Penghargaan Rekor Dunia Tari Saman terbanyak kepada Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasyim, atas Pagelaran Saman 10001 Penari yang dilaksanakan di Stadion Seribu Bukit, Minggu (13/8/2017).KOMPAS.com/Iwan Bahagia Manager MURI, Andre Purwandono saat menyerahkan Piagam Penghargaan Rekor Dunia Tari Saman terbanyak kepada Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasyim, atas Pagelaran Saman 10001 Penari yang dilaksanakan di Stadion Seribu Bukit, Minggu (13/8/2017).

Para pelatih penari Tari Saman Massal 10001 Penari di Gayo Lues, Minggu (13/8/2017).KOMPAS.com/Iwan Bahagia Para pelatih penari Tari Saman Massal 10001 Penari di Gayo Lues, Minggu (13/8/2017).

Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.AFP PHOTO/CHAIDEER MAHYUDDIN Ribuan penari tampil pada pagelaran tari tradisional Saman massal di Stadion Seribu Bukit, Blang Kejeren, Gayo Lues, Aceh, Minggu (13/8/2017). Pagelaran Tari Saman itu memecahkan rekor dunia dari Museum Rekor Indonesia ( MURI) dengan jumlah penari terbanyak di dunia, yakni 12.262 orang yang berasal dari berbagai komponen masyarakat.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com