"149 Papan Reklame Dibongkar, Tapi Kok Kayak Enggak Habis-habisnya Ya"

Kompas.com - 01/08/2017, 22:14 WIB
Penertiban dan pembongkaran papan reklame bermasalah yang berdiri di 14 ruas jalan terlarang Kota Medan, Selasa (1/8/2017) KOMPAS.com / Mei LeandhaPenertiban dan pembongkaran papan reklame bermasalah yang berdiri di 14 ruas jalan terlarang Kota Medan, Selasa (1/8/2017)
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Sudah tiga minggu penertiban dan pembongkaran papan reklame bermasalah yang berdiri di 14 ruas jalan terlarang Kota Medan terus berlangsung.

Kepala Satpol PP Kota Medan, M Sofyan mengatakan, pembongkaran akan terus dilakukan untuk membersihkan Kota Medan dari papan reklame ilegal atau yang berdiri tidak sesuai peraturan dan ketentuan.

“Sampai hari ini, sudah 149 papan reklame ukuran besar sampai kecil kita bongkar. Selain tidak punya izin, pendiriannya tidak sesuai peraturan dan ketentuan,” kata Sofyan, Selasa (1/8/2017).

Baca juga: 13 Ruas Jalan Kota Medan Terlarang untuk Papan Reklame

Dia mengingatkan, para pemilik papan reklame yang bermasalah agar segera membongkar sendiri papan reklamenya.

Dia mengakui belum bisa menertibkan semua papan reklame yang bermasalah karena keterbatasan personel dan peralatan.

“Semuanya tinggal menunggu waktu saja. Kalau tidak ingin rugi dan material papan reklamenya kita amankan usai pembongkaran, saya minta seluruh pemilik papan reklame bermasalah segera membongkar sendiri,” tegas Sofyan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembongkaran hari ini berlangsung di Jalan Iskandar Muda simpang Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Multatuli simpang Jalan Suprapto, Medan. Pembongkaran yang dilakukan sampai malam hari itu melibatkan 35 petugas Satpol PP Kota Medan yang berbekal mesin las dan satu unit mobil crane.

Proses pembongkaran berjalan lancar karena sang pemilik tidak menghalangi atau menunda pembongkaran karena telah menerima surat peringatan.

Tiang reklame dipotong sampai rata dengan jalan, kemudian dicincang menjadi beberapa bagian. Materialnya diangkut menggunakan mobil truk dan selanjutnya dibawa serta ditumpuk ke lapangan Cadika Pramuka, Medan.

Yusni (45), warga Setia Budi Medan saat dimintai komentarnya mengenai pembongkaran reklame tersebut mengaku senang. Menurutnya, Kota Medan terlalu penuh dengan tiang-tiang reklame dan merusak keindahan kota.

Kalau reklame itu berisi pesan dan peringatan, dia bilang masih bisa menerima. Namun kalau isinya produk atau yang membuat silau pandangan mata, dia meminta agar papan reklame itu meminta dibongkar saja.

"Sudah 149 papan reklame dibongkar, tapi kok kayak enggak habis-habis, ya? Bongkar ajalah yang isinya iklan-iklan tak penting, buat semak aja, sakit mata nengoknya," kata guru salah satu SMP swasta ini.

Baca juga: Hujan Angin di Bandung, Papan Reklame Roboh Timpa "Flyover" Antapani

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 19 Tahun 2015 tentang Zonasi Papan Reklame, ada 14 titik ruas jalan di Kota Medan yang dilarang berdiri papan reklame, yaitu Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Wali Kota, Jalan Pengadilan, Jalan Kejaksaan, Jalan Suprapto, Jalan Balai Kota, Jalan Pulo Pinang, Jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun, Jalan Raden Saleh, dan Jalan Putri Hijau.

Kompas TV Hujan Angin Disertai Es Tumbangkan Pohon
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Berpartisipasi  Dongkrak Pembangunan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Berpartisipasi Dongkrak Pembangunan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.