Bangunan Pasar Bermasalah, PT Waskita Karya Serahkan Rp 1,1 Miliar ke Kejaksaan

Kompas.com - 18/06/2015, 16:39 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/Kristianto PurnomoIlustrasi
|
EditorFarid Assifa
SEMARANG, KOMPAS.com – Perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang konstruksi, PT Waskita Karya menyerahkan uang Rp 1,1 miliar secara tunai kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Pemberian uang itu dilakukan lantaran telah terjadi selisih uang proyek, saat BUMN ini menjadi rekanan pembangunan Proyek Pasar Kliwon, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Pembangunan proyek pasar dilakukan pada tahun 2002-2003 silam. Pembangunan saat itu dianggap telah sukses dikerjakan 100 persen. Namun, setelah dilakukan audit, ternyata masih ada bagian proyek yang mengalami kekurangan, sehingga terjadi kelebihan bayar.

“Kekurangan dari hasil audit itu diakumulasikan, ada selisih pembayaran sebanyak Rp 1,14 miliar,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Hartadi di kantornya, Kamis (18/6/2015).

Uang sebanyak 1,14 miliar itu diserahkan dalam bentuk nominal Rp 100.000 secara tunai ke Kejati oleh perwakilan PT Waskita Karya. Pihak kejaksaan pun menerima titipan uang negara tersebut. Proyek pembangunan Pasar Kliwon ini sendiri dibiayai seluruhnya dari dana APBD sebesar Rp 13,99 miliar. Selanjutnya, uang titipan tersebut diserahkan kepada pihak bank.

“Hitungan rincinya kami serahkan ke bank. Sebelumnya, ada pengembalian Rp 4 juta dalam sidang,” imbuh Hartadi.

Perkara proyek pasar kliwon ini menyeret para pihak. Setelah ada indikasi kelebihan bayar, kejaksaan lantas menyeret nama Aloysius Sunaryo, yang merupakan konsultan pengawas CV Yudha Perkasa ke ranah hukum. Perkaranya hingga saat ini masih di tahap penuntutan semenjak ia ditahan pada 14 April 2015 lalu.

Temuan penyimpangan dari audit itu ditemukan, terutama karena petugas pengawasan di lapangan tidak bekerja sebagaimana mestinya. Pengawas tidak memberi laporan kerja mingguan dan bulanan. Pihak pengawas hanya membuat laporan akhir pelaksanaan pembangunan. Jaksa pun menyeret pihak pengawasan. Perkara ini juga telah menyeret nama Budi Suwarno, yang kala itu menjadi kepala bidang di Dinas Pekerjaan Umum Temannggung. Dia dibui 2,5 tahun, dan telah menjalani masa pemidanaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X