Kompas.com - 13/12/2014, 15:57 WIB
 Pedagang korban kebakaran Pasar Jamaker  menerima santunan pemerintah daerah antara  Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta.
KOMPAS.com Pedagang korban kebakaran Pasar Jamaker menerima santunan pemerintah daerah antara Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta.
|
EditorHeru Margianto

NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mulai menyalurkan bantuan santunan kepada korban kebakaran Pasar Jamaker.

Setiap kepala keluarga akan menerima santunan sebesar Rp 5 juta, sementara untuk pedagang menerima Rp 2,5 juta rupiah.

Slamet Riyadi Kabag Kesra Kabupaten Nunukan mengatakan, untuk menyantuni korban kebakaran yang kebanyakan pedagang tersebut pemerintah daerah menganggarkan dana Rp 2 miliar lebih.

"Anggarannya Rp 2 miliar lebih. Besaran santunan Rp 5 juta untuk setiap KK dan Rp 2,5 juta untuk pedagang sayur, pedagang ikan dan pedagang ayam. Kita sampai lembur untuk menyalurkan bantuan, karena akhir tahun kan. Jadi bukan karena Jokowi mau kesini. Kita buka layanan sampai senin besok," ujar Slamet Riyadi Sabtu (13/12/2014).

Sebelumnya, warga korban kebakaran juga menerima bantuan Rp 200 juta dari Pejabat Gubernur Kalimantan Utara. Di akhir masa tanggap darurat warga korban kebakaran pasar Jamaker menerima santunan sembako serta uang tunai dari PJ Gubernur Kaltara sebesar Rp 490.000.

Para pedagang korban kebakaran menilai ada perbedaan bantuan dengan warga Sungai Bolong saat terjadi kebakaran tahun 2012 lalu.

"Kalau korban kebakaran Sungai Bolong kermarin warga dapat santunan Rp 15 juta setiap KK. Itu belum dari Pejabat Gubernur yang membantu Rp 200 juta. Padahal kerugian kita lebih besar dari mereka. Kios sama barang dagangan saya kalau dihitung lebih dari Rp 70 juta. Tapi mau bagaimana, namanya bantuan. Dibantu ya syukur," kata salah satu pedagang pakaian di korban kebakaran Pasar Jamaker.

Kebakaran yang menghanguskan pasar Jamaker membuat lebih dari 600 Kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan lebih dari 500 bangunan rumah dan kios menjadi abu. (Baca: Pasar Jamaker Terbakar, 3.000 Orang Kehilangan Tempat Tinggal). Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.