Kompas.com - 21/11/2014, 14:48 WIB
Lebih dari 3000 jiwa kehilangan tempat tinggal dan tempat berlindung dalam kebakaran besar yang melanda pasar Jamaker Kamis sore kemarin. KOMPAS.com/SUKOCOLebih dari 3000 jiwa kehilangan tempat tinggal dan tempat berlindung dalam kebakaran besar yang melanda pasar Jamaker Kamis sore kemarin.
|
EditorCaroline Damanik

NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Nunukan memastikan lebih dari 3.000 jiwa kehilangan tempat tinggal dalam kebakaran besar yang menghanguskan 534 rumah warga Pasar Jamaker Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (20/11/2014) pukul 17.40. Bangunan pasar yang juga berfungsi sebagai tempat tinggal warga tersebut dihuni oleh 600 kepala keluarga.

Camat Nunukan Umboro Hadisuseno mengatakan, saat ini pemerintah daerah telah membuka posko tanggap darurat untuk menampung warga korban kebakaran.

“Untuk sementara ini pemerintah daerah telah menyiapkan tenda darurat. Sejauh ini belum ada korban jiwa. Mengenai kerugian diperkirakan milyaran rupiah mengingat disana semua tempat usaha. Bantuan dari warga sudah ada juga dari beberapa perusahaan, tapi belum banyak,” ujar Umboro, Jumat (21/11/2014).

Sementara itu, delapan tenda yang disiapkan oleh pemerintah daerah di Lapangan tanah merah hingga Jumat siang masih terlihat sepi tanpa penghuni. Warga Jamaker enggan menempati tenda penampungan karena letaknya jauh dari lokasi kebakaran.

“Jangan kami dipindah ke sana terlalu jauh. Lebih bagus ditanah kosong eks Liem Hie Jung lebih dekat, warga bisa menjaga sisa sisa barang yang selamat. Bukan kami tidak setuju, coba dibikinkan disini. Kami warga eks Liem Hie Jung ingin kembali ke tanah kami yang dulu," kata Ketua RT 03 Suwardi.

Pasar Jamaker dibangun tahun 2004 untuk menampung warga Pasar Lam Hie Jung yang mengalami musibah kebakaran tahun 2001. Pasar terapung yang dibangun dari kayu semakin mempercepat api melahap setiap bangunan. Pasukan pemadam kebakaran baru mampu mengendalikan api setelah lebih dari 4 jam api melahap bangunan pasar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.