Setahun Berlalu, Wagub Jabar Tak Juga Lunasi Janji untuk Bayi Ginan

Kompas.com - 01/10/2014, 16:42 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjenguk bayi kembar parasit bernama Ginan Septian Nugraha di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSHS Bandung, Minggu (29/9/2013). KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjenguk bayi kembar parasit bernama Ginan Septian Nugraha di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSHS Bandung, Minggu (29/9/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Satu tahun silam, sebuah fenomena unik dalam dunia medis terjadi, di mana anak Aep Supriatna (36), penjual es cincau di Kampung Cikadu, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terlahir dalam keadaan conjoint twin parasitic atau kembar siam parasit.

Salah satu bayi dilahirkan dengan kondisi tidak sempurna, menempel dan keluar melalui tenggorokan bayi yang sehat. Sedikit mengingat kembali ke belakang, bayi unik yang diberi nama Ginan Septian Nugraha ini sekarang sudah genap berusia satu tahun sejak dilahirkan dari rahim Yani Mulyani (34) pada tanggal (19/9/2013) lalu.

Bayi kembarannya yang lahir dengan tubuh tidak sempurna telah berhasil dipisahkan melalui operasi dadakan (Semicito) pada Rabu (25/9/2013) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

Kondisi terakhir bayi Ginan, diakui Aep kepada Kompas.com di RSHS, sehat dan sudah bisa merangkak. Namun, mulut Ginan masih terus menganga lantaran belum bisa dilakukan operasi lanjutan untuk memperbaiki fungsi rahang.

Kondisi yang kurang baik justru terjadi pada keuangan Aep. Menurut dia, setelah hampir satu tahun tinggal di RSHS Bandung bersama Ginan dan istrinya, Yani, otomatis tidak ada penghasilan yang masuk sedikitpun. Kesulitan keuangan Aep diperparah dengan kondisi rumah yang rusak berat karena tak terurus.

Setelah berbulan-bulan ditinggal, atap rumah Aep yang mulai menua akhirnya ambruk, dan sebagian dinding rumahnya yang hanya terbuat dari kayu pun ikut jebol. Aep bingung dengan kondisi tersebut. Akhirnya, dengan sangat terpaksa, Aep pun menggunakan seluruh uang sumbangan untuk Ginan, termasuk sumbangan dari para pembaca Kompas.com.

Uang sumbangan tersebut dipakainya untuk memperbaiki rumah. Kesedihan Aep ternyata bukan karena tidak bisa berdagang lagi. Tetapi, dia sedih karena uang sumbangan yang sudah direncanakan akan dipakai untuk masa depan Ginan termasuk sekolah, sudah habis terpakai untuk memperbaiki rumah.

"Ya mau gimana lagi. Sekarang uangnya sisa satu jutaan Pak. Kasihan juga kalau nanti Ginan bisa pulang tapi rumahnya enggak bisa dipakai, mau tidur di mana nanti Ginan," sesal Aep.

Janji Wagub
Aep pun kembali mengingat janji yang pernah diucapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar yang waktu itu sempat datang mengunjungi Ginan di RSHS. Pada waktu itu, Deddy berjanji akan memberikan modal usaha untuk Aep.

Dia pikir, hal tersebut adalah satu-satunya kesempatan agar bisa membiayai kehidupan anak ketiganya yang terlahir tidak sempurna itu di masa depan. "Ya, syukur kalau Pak wagub masih ingat sama janjinya. Tapi sampai sekarang sih belum. Habis saya bingung mau kerja apalagi," tutur dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.