Selasa, 2 September 2014

News / Regional

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Sulsel Naik 20 Persen

Senin, 30 September 2013 | 11:29 WIB
Joe Leribun ilustrasi: sapi di penggemukan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Mendekati hari raya Idul Adha, harga sapi kurban di Sulawesi Selatan naik sampai 20 persen. Meskipun kenaikan harga cukup signifikan, pesanan tetap saja mencapai ribuan ekor.

"Harga sapi kurban jelang hari raya Idul Adha naik dari 10 sampai 20 persen. Dari harga Rp 6 juta menjadi Rp 7 Juta dengan berat daging 60 sampai 70 kilogram. Stok sapi kurban di Sulsel aman, sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang pesanan mencapai 10 ribu ekor," kata Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Usaha Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Panggelang kepada Kompas.com, Senin (30/9/2013).

Dia menambahkan, kesehatan semua sapi kurban sudah diperiksa oleh tim yang dibentuk Dinas Peternakan Sulsel. "Sebelum dijual, tim pemeriksa terlebih dahulu memeriksa kesehatan sapi di pengumpul dari berbagai daerah. Jadi masuk di Kota Makassar, sapi kurban sudah dinyatakan sehat dari pernyakit, terutaman antraks," jelasnya.

Dinas Peternakan Sulsel pun juga menyediakan permintaan sapi dari Kalimantan, sebab Sulawesi merupakan sumber sapi potong. "Pesanan paling banyak dari Kalimantan Timur. Jadi sapi diangkut pakai truk setiap minggunya, apalagi menjelang hari raya Idul Adha," beber Andi Panggelang.

Penulis: Kontributor Makassar, Hendra Cipto
Editor : Kistyarini