Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi 3 Pencuri Ketinggalan Ponsel di Kandang Sapi, Datangi Kades Minta Barangnya Dikembalikan

Kompas.com - 22/02/2023, 14:33 WIB
Maya Citra Rosa

Editor


KOMPAS.com - Aksi pencurian gagal dilakukan tiga pria di Desa Noman Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel).

Jamaludin (41), Muhaimin (41), dan Edi Hendri (43) mencoba mencuri empat ekor sapi milik Zubir (60) pada Senin (21/2/2023).

Ketiganya berhasil ditangkap polisi setelah sempat mendatangi rumah kepala desa untuk mengambil ponsel dan tas yang tertinggal.

Mereka saat ini telah mendekam di Polsek Muara Rupit, Polres Musirawas Utara untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Muara Rupit, AKP Hermansyah mengatakan, ketiga tersangka itu sebelumnya mencoba mencuri empat ekor sapi milik Zubir (60) pada Senin (20/1/2023).

Baca juga: Pencuri di Banyuwangi Dilarikan ke RS, Jatuh dari Pagar Rumah Korbannya hingga Kaki Terkilir

Saat itu, ketiganya secara diam-diam datang ke kandang sapi korban pada tengah malam.

Namun, saat beraksi, pemilik sapi Zubir yang tengah tidur terbangun karena mendengar suara gaduh dari kandang sapi. Korban pun keluar dan mengecek hewan ternak miliknya.

“Kondisi kandang ketika dilihat sudah terbuka. Pelaku saat itu tertinggal tas yang berisi handphone di kandang sapi milik korban. Karena gagal, ketiga pelaku ini melarikan diri,” tutur Hermansyah, Selasa (21/2/2023).

Korban pun membawa tas dan ponsel itu ke perangkat desa sebagai barang bukti yang akan diserahkan ke polisi.

Pagi setelah kejadian, ketiga pelaku ini datang ke rumah Kades Noman Lama untuk mengambil ponsel dan tas miliknya yang tertinggal.

Mendapati ketiga pelaku datang, Kades Noman menghubungi polisi sehingga ketiganya ditangkap.

Baca juga: Gagal Beraksi karena Ketahuan, 3 Pencuri Sapi Datangi Kades Minta Handphone yang Tertinggal Dikembalikan

“Maksud tiga tersangka ini tasnya dikembalikan, tapi kades curiga kalau itu pelaku yang mau mencuri hewan ternak warganya. Sehingga langsung melapor dan kami tangkap,” ujar Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, modus yang digunakan tersangka ini adalah dengan membawa buah nangka yang telah diberikan racun. Buah tersebut kemudian diberikan kepada sapi agar hewan ternak itu keracunan.

“Tapi saat akan diberi makan, sapi itu malah memberontak sehingga terdengar suara gaduh dan korban keluar sehingga aksi mereka ketahuan,” jelasnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : Reni Susanti)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang PPDB, Pj Gubernur Jateng: Sudah Bagus Tak Ada Lagi Sekolah Favorit

Jelang PPDB, Pj Gubernur Jateng: Sudah Bagus Tak Ada Lagi Sekolah Favorit

Regional
Pencuri Besi Rel KA di Prabumulih Akhirnya Dibekuk

Pencuri Besi Rel KA di Prabumulih Akhirnya Dibekuk

Regional
Viral, Video Seorang Pria Pukuli Polisi di Pinggir Jalan Pontianak

Viral, Video Seorang Pria Pukuli Polisi di Pinggir Jalan Pontianak

Regional
Rp 400 Juta Uang Palsu dari Bandung Beredar di Jawa Tengah

Rp 400 Juta Uang Palsu dari Bandung Beredar di Jawa Tengah

Regional
7 Anak di Bawah Umur Cabuli Bocah 15 Tahun, Ada Pelaku yang Masih SD

7 Anak di Bawah Umur Cabuli Bocah 15 Tahun, Ada Pelaku yang Masih SD

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Pengurus PSI Solo Dilaporkan ke Kejari

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Pengurus PSI Solo Dilaporkan ke Kejari

Regional
1.200 Aparat Gabungan Amankan Kunjungan Jokowi ke Riau

1.200 Aparat Gabungan Amankan Kunjungan Jokowi ke Riau

Regional
Polwan Jayapura Ajar Mama-mama Buta Aksara di Jayapura melalui Program Gabus

Polwan Jayapura Ajar Mama-mama Buta Aksara di Jayapura melalui Program Gabus

Regional
PDI-P dan PKS Bertemu Bahas Pilkada Solo, Apakah Momen 14 Tahun Lalu Bakal Terulang?

PDI-P dan PKS Bertemu Bahas Pilkada Solo, Apakah Momen 14 Tahun Lalu Bakal Terulang?

Regional
3 WNI Jadi Tersangka Kasus Penyelundupan 2 WN China ke Australia

3 WNI Jadi Tersangka Kasus Penyelundupan 2 WN China ke Australia

Regional
Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Regional
Karyawan Minimarket di Tabalong Curi Uang Perusahaan Rp 60 Juta untuk Judi 'Online'

Karyawan Minimarket di Tabalong Curi Uang Perusahaan Rp 60 Juta untuk Judi "Online"

Regional
PPDB SMAN/SMKN Jateng Dibuka Juni 2024, Berikut Jadwal dan Kuotanya

PPDB SMAN/SMKN Jateng Dibuka Juni 2024, Berikut Jadwal dan Kuotanya

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Diamankan, 70 Tanduk Kerbau Tanpa Dokumen di Bakauheni

Diamankan, 70 Tanduk Kerbau Tanpa Dokumen di Bakauheni

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com