Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sidang Saksi Suap Rektor Unila, Jurnalis Ditegur karena Rekam Video

Kompas.com - 18/01/2023, 13:27 WIB
Tri Purna Jaya,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Majelis hakim persidangan kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung (Unila) sempat menegur jurnalis lantaran merekam video jalannya sidang.

Peristiwa ini terjadi pada saat saksi atas nama Suharso (Wakil Rektor IV) memberi keterangan atas kasus itu dalam sidang pada Selasa (17/1/2023) malam di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang.

Saat jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pertanyaan kepada saksi, Ketua Majelis Hakim Lingga Setiawan sempat memotong.

Baca juga: Mahasiswa Unila yang Masuk Jalur Suap Masih Kuliah, Tak Didiskualifikasi, tapi Akan Ada Seleksi Alam

Lingga menanyakan maksud dari Arif, jurnalis Radar Lampung, yang memegang ponsel dengan posisi seperti merekam.

"Saya lagi pegang hape, sebenarnya enggak ngerekam pas itu, cuma posisi standby, supaya kalau ada keterangan yang penting tidak terlewat," kata Arif, Rabu (18/1/2023).

Arif menceritakan, ketua majelis hakim itu menanyakan apakah dia dari pers atau bukan. Arif menjawab jika dia benar dari pers dan sedang tugas peliputan sidang tersebut.

Menurutnya, ketua majelis hakim lantas menegur bahwa setiap peliputan persidangan harus seizin pengadilan.

Baca juga: Uang Suap PMB Unila Dipakai untuk Ganti Biaya Operasional Tim Kesehatan Muktamar NU 2021

Khusus video, kata Arif, majelis hakim meminta agar tidak merekam secara panjang (roll video).

"Hakim membolehkan merekam menggunakan mic atau video, tapi tidak boleh nge-roll video, katanya hasil pemberitaan bisa mempengaruhi saksi berikutnya, nah saya enggak ngerti maksudnya bagaimana," kata Arif.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com