Alex Noerdin Serahkan Memori Kasasi Bebas ke Pengadilan Tipikor Palembang

Kompas.com - 05/10/2022, 19:07 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin resmi menyerahkan memori kasasi kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk meminta bebas dari perkara kasus korupsi pembangunan masjid Sriwijaya dan pembelian gas Bumi PDPDE.

Penyerahan memori kasasi itu diberikan langsung oleh kuasa Hukum Alex yakni Redho Junaidi, Rabu (5/10/2022).

Alex sebelumnya telah mendapatkan pengurangan masa tahanan selama 3 tahun penjara, di mana ia sebelumnya divonis selama 13 tahun dikurangi menjadi 9 tahun usai memori bandingnya diterima.

Baca juga: Hukuman Anak Alex Noerdin Dikurangi 2 Tahun Usai Menang Banding, KPK Ajukan Kasasi ke MA

Redho mengaku, pengurangan masa tahanan tiga tahun itu tak cukup karena Alex selama persidangan tak terbukti melakukan tindak pidana apapun terhadap dua perkara itu.

Sebab, Alex dinilai hanya melanggar administrasi dalam proses pembangunan masjid Sriwijaya maupun pembelian gas bumi PDPDE.

“Tidak ada satupun saksi dalam fakta persidangan menyebutkan klien kami menerima uang atau menguntungkan diri sendiri. Semua tahu, beliau hanya melakukan kesalahan administrasi saja. Kami minta agar Alex Noerdin dibebaskan," kata Redho.

Menurut Redho, vonis yang dijatuhkan oleh Hakim pada beberapa waktu lalu dinilai tidak adil. Sebab, dari segala tuntutan jaksa maupun saksi, tidak ada yang memperberat Alex menerima aliran dana apapun.

Hal itu diperkuat dengan dikabulkannya permohonan banding mereka beberapa waktu lalu.

“Tidak adil beliau harus dihukum di penjara tanpa melakukan tindakan pidana apapun. Kami harap Alex Noerdin bebas,” ujarnya.

Baca juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Ajukan Kasasi Bebas

Pengajuan Kasasi menurut Redho biasanya memakan waktu hingga empat bulan sampai hasilnya didapatkan. Ia berharap mendapatkan putusan terbaik dalam kasus itu, sehingga Alex Noerdin dapat bebas.

“Kita tunggu saja hasilnya sekarang seluruhnya sudah kami serahkan dan masukkan dalam permohonan kasasi yang diajukan hari ini,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku 'Bullying' Alami Luka di Masa Lalu?

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku "Bullying" Alami Luka di Masa Lalu?

Regional
Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Regional
Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Regional
Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab 'Bullying' Menurut Psikolog

Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab "Bullying" Menurut Psikolog

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

Regional
Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Regional
UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.