Hukuman Anak Alex Noerdin Dikurangi 2 Tahun Usai Menang Banding, KPK Ajukan Kasasi ke MA

Kompas.com - 29/09/2022, 15:36 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) setelah mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan pengurangan masa tahanan dua tahun usai bandingnya diterima.

Dodi sebelumnya divonis enam tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang.

Lalu, Dodi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Palembang hingga akhirnya kurungannya dikurangi menjadi empat tahun.

Baca juga: Giliran Anak Alex Noerdin Dapat Potongan Hukuman Jadi 4 Tahun Setelah Banding

“Kami penuntut umum KPK akan mengajukan upaya hukum kasasi terkait putusan banding terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin,” kata JPU KPK Taufik Ibnugroho, Kamis (29/9/2022).

JPU menilai, peran Dodi dalam kasus suap proyek Dinas PUPR Muba terlihat jelas. Hal itu dikuatkan dengan bukti bahwa putra sulung mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin itu telah menerima suap Rp 2,6 miliar.

Bahkan, saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan, mereka mendapati barang bukti uang senilai Rp 1,5 miliar yang dibawa ajudan Dodi.

“Kasasi ini kami lakukan agar tuntutan kami sebelumnya bisa diperkuat,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pengadilan Tinggi (PT) Palembang mengabulkan permohonan banding yang diajukan mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin.

Baca juga: Anak Alex Noerdin Bantah Terima Fee Proyek Rp 2,6 Miliar

Dengan demikian, Dodi yang sebelumnya divonis enam tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Palembang atas dugaan korupsi pengerjaan proyek di Dinas PUPR Muba kini dikurangi menjadi empat tahun penjara.

Juru Bicara (Jubir) Pengadilan Negeri (PN) Palembang Sahlan Effendi mengatakan, hasil putusan banding itu dikeluarkan Pengadilan Tinggi Palembang pada Senin (12/9/2022). Saat ini mereka pun masih menunggu salinan dari putusan tersebut.

“Benar bandingnya diterima dan hukuman atas nama terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin dikurangi menjadi empat tahun,” kata Sahlan, Rabu (14/9/2022).

Tak hanya Dodi, mantan bawahannya juga ikut mendapatkan potongan kurungan penjara. Mereka adalah mantan Kabid PUPR Muba, Eddy Umari, yang sebelumnya divonis empat tahun enam bulan dipotong empat tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Calon Pengantin Perempuan di Cugenang, H-7 Pernikahan Berubah Jadi Tahlilan Akibat Gempa Cianjur

Kisah Pilu Calon Pengantin Perempuan di Cugenang, H-7 Pernikahan Berubah Jadi Tahlilan Akibat Gempa Cianjur

Regional
7 Hari Kematian Santri di Sragen, Dwi Minto Menunggu Hasil Otopsi Sang Anak yang Tewas di Pesantren

7 Hari Kematian Santri di Sragen, Dwi Minto Menunggu Hasil Otopsi Sang Anak yang Tewas di Pesantren

Regional
Pencarian 14 Korban Hilang Gempa Cianjur Difokuskan di 3 Titik Ini

Pencarian 14 Korban Hilang Gempa Cianjur Difokuskan di 3 Titik Ini

Regional
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kendal, Diduga Dibunuh Saat Tawuran

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kendal, Diduga Dibunuh Saat Tawuran

Regional
Sandiaga Terpesona 'Raja Ampat Baru' di Pulau Tawale Halmahera Selatan: 'Gate of Heaven'

Sandiaga Terpesona "Raja Ampat Baru" di Pulau Tawale Halmahera Selatan: "Gate of Heaven"

Regional
Anggota DPRD Maluku Tengah Ditangkap Terkait Narkoba

Anggota DPRD Maluku Tengah Ditangkap Terkait Narkoba

Regional
Program Masjid Mandiri Gagasan Walkot Medan Diapresiasi Badan Wakaf Indonesia

Program Masjid Mandiri Gagasan Walkot Medan Diapresiasi Badan Wakaf Indonesia

Regional
Tabrak Sepeda Motor, Pikap Angkut 7 Orang Hilang Kendali, 2 Tewas

Tabrak Sepeda Motor, Pikap Angkut 7 Orang Hilang Kendali, 2 Tewas

Regional
Mahasiswa Ditemukan Tewas dengan Kondisi Jari Putus di Depan Wisma Atlet Merauke

Mahasiswa Ditemukan Tewas dengan Kondisi Jari Putus di Depan Wisma Atlet Merauke

Regional
Siswi SMP di Jambi Diperkosa Sopir Truk Batubara, Berawal dari Status WhatsApp Korban dengan Kalimat 'Jemput Oi'

Siswi SMP di Jambi Diperkosa Sopir Truk Batubara, Berawal dari Status WhatsApp Korban dengan Kalimat "Jemput Oi"

Regional
Gusti Sura soal Ngunduh Mantu Kaesang-Erina: Pertama Kali, Syukuran Digelar Tanpa Adat

Gusti Sura soal Ngunduh Mantu Kaesang-Erina: Pertama Kali, Syukuran Digelar Tanpa Adat

Regional
Erick Thohir Bongkar Alasan Rentetan Ngunduh Mantu Kaesang-Erina di Puro Mangkunegaran

Erick Thohir Bongkar Alasan Rentetan Ngunduh Mantu Kaesang-Erina di Puro Mangkunegaran

Regional
Perempuan di Pekanbaru Diperkosa dan Dipukul Mantan Pacar, Pelaku Emosi Korban Hendak Diantar Pulang Teman Lelaki

Perempuan di Pekanbaru Diperkosa dan Dipukul Mantan Pacar, Pelaku Emosi Korban Hendak Diantar Pulang Teman Lelaki

Regional
Kafe Arseven Lenyap Tersapu Longsor Saat Gempa Cianjur, Barista Muhammad Irvan Hilang

Kafe Arseven Lenyap Tersapu Longsor Saat Gempa Cianjur, Barista Muhammad Irvan Hilang

Regional
Pria di Ende Ditangkap Usai Aniaya Terduga Pelaku Pelecehan terhadap Keponakan

Pria di Ende Ditangkap Usai Aniaya Terduga Pelaku Pelecehan terhadap Keponakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.