Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tenaga Sukarela RSUCM Demo Tuntut Masuk Pendataan Non-ASN, Ini Respons Pj Bupati Aceh Utara

Kompas.com - 25/08/2022, 06:32 WIB

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Penjabat Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Azwardi, angkat bicara soal tuntutan tenaga sukarela dari Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara untuk dimasukan dalam pendataan pegawai non ASN.

Dia mengklaim sebelum tenaga sukarela itu demonstrasi, pemerintah sudah lebih dulu memikirkan solusi.

“Sebelum mereka menyampaikan aspirasi. Pemkab lebih duluan memikirkan serta mencari sulosi atau jalan keluarnya,” sebut Azwardi dihubungi melalui telepon, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Tuntut Alokasi Pupuk Subsidi, Petambak Demo di Depan Gedung Pemkab Lamongan

Dia meyebutkan, Pemkab Aceh Utara sudah membuat surat untuk Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk mencari solusi tentang nasib tenaga sukarela di kabupaten itu.

Namun saat ditanya apakah tenaga sukarela didata terlebih dahulu atau harus menunggu jawaban Kemenpan RB atas surat yang dikirimkan Pj Bupati, dirinya menyebutkan untuk lebih detail berkomunikasi dengan Kepala Badan Pemberdayaan dan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh Utara, Syarifuddin.

“Prinsipnya kami coba cari solusi terbaik,” ulang Azwardi.

Sedangkan Syarifuddin menyebutkan, dirinya belum bisa menjawab panjang terkait masalah tersebut.

Pasalnya, masih ada rapat lewat aplikasi zoom dengan Kemenpan RB.

“Nanti kita liat arahan dari Kemenpan RB bagaimana soal tenaga sukarela ini. Nanti saya tanyakan juga di zoom meeting dengan Kemenpan RB bagaimana solusinya,” pungkas Syarifuddin.

Baca juga: 4.000 Tenaga Pendidik Sukarela di Aceh Utara Didata sebagai Pegawai Non-ASN

Sebelumnya diberitakan puluhan tenaga sukarela dari Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara berdemonstrasi di depan kantor Bupati Aceh Utara. Mereka menuntut dimasukan dalam pendataan tenaga non ASN agar bisa mengikuti seleksi Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.

Namun, tidak ada pejabat Pemkab yang menemui mereka. Satuan Polisi Pamong Praja Aceh Utara yang berjaga dikantor itu mengembok pintu gerbang kantor. Satpol PP mengatakan, Pj Bupati Aceh Utara, Azwardi sedang berada di luar kota.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Gubernur: Pembangunan Butuh Ditingkatkan

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Gubernur: Pembangunan Butuh Ditingkatkan

Regional
Dua Pengelola Tambang Ilegal di Pati dan Blora Ditangkap Polda Jateng

Dua Pengelola Tambang Ilegal di Pati dan Blora Ditangkap Polda Jateng

Regional
Bukan Gagal Ginjal Akut, Pasien Anak di RSUD Moewardi Solo Alami Ganguan Ginjal Ini

Bukan Gagal Ginjal Akut, Pasien Anak di RSUD Moewardi Solo Alami Ganguan Ginjal Ini

Regional
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Duafa Aceh Utara, Hasil Audit Diserahkan ke Kejari

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Duafa Aceh Utara, Hasil Audit Diserahkan ke Kejari

Regional
15 Pekerja Bangunan yang Diancam KKB Selamat karena Mengamankan Diri di Rumah Pendeta

15 Pekerja Bangunan yang Diancam KKB Selamat karena Mengamankan Diri di Rumah Pendeta

Regional
Sugeng Dipaksa Akui Tabrak Lari Selvi, Kakak Tersangka Kantongi Bukti Percakapan Nur dan Suaminya

Sugeng Dipaksa Akui Tabrak Lari Selvi, Kakak Tersangka Kantongi Bukti Percakapan Nur dan Suaminya

Regional
Masuk Bursa Wagub Jateng Mendampingi Gibran, Bupati Kendal: Saya Masih Fokus Beresin Kendal

Masuk Bursa Wagub Jateng Mendampingi Gibran, Bupati Kendal: Saya Masih Fokus Beresin Kendal

Regional
Hadapi Resesi, Kementerian Perindustrian Gelontorkan Rp 49 Miliar untuk IKM

Hadapi Resesi, Kementerian Perindustrian Gelontorkan Rp 49 Miliar untuk IKM

Regional
Keraton Solo Beri Restu ke Gibran Lakukan Revitalisasi

Keraton Solo Beri Restu ke Gibran Lakukan Revitalisasi

Regional
TNI Polri Mulai Evakuasi 15 Pekerja yang Sempat Diancam oleh KKB Egianus Kogoya

TNI Polri Mulai Evakuasi 15 Pekerja yang Sempat Diancam oleh KKB Egianus Kogoya

Regional
Dataran Tinggi Dieng Kembali Diguncang Gempa, Kekuatannya Magnitudo 2,4

Dataran Tinggi Dieng Kembali Diguncang Gempa, Kekuatannya Magnitudo 2,4

Regional
Pengusaha Yogyakarta Tipu Warga Padang Rp 1,1 M, Polisi: Mengaku Keturunan Pakubuwono V, Punya Warisan Rp 5 Triliun

Pengusaha Yogyakarta Tipu Warga Padang Rp 1,1 M, Polisi: Mengaku Keturunan Pakubuwono V, Punya Warisan Rp 5 Triliun

Regional
Beredar Status WhatsApp Bonek Akan Geruduk Polda Jateng, Polisi Mengaku Belum Tahu

Beredar Status WhatsApp Bonek Akan Geruduk Polda Jateng, Polisi Mengaku Belum Tahu

Regional
Polisi Temukan Bukti Baru di Lokasi Pembunuhan Gadis 15 Tahun oleh Teman Kencannya, Berupa Patahan Pisau

Polisi Temukan Bukti Baru di Lokasi Pembunuhan Gadis 15 Tahun oleh Teman Kencannya, Berupa Patahan Pisau

Regional
Sudah 349 Ekor Babi Ternak yang Mati Mendadak di NTT

Sudah 349 Ekor Babi Ternak yang Mati Mendadak di NTT

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.