Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sepekan Dicari, Korban Hilang Banjir Torue Parigi Moutong Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Kompas.com - 03/08/2022, 22:34 WIB
Erna Dwi Lidiawati,
Khairina

Tim Redaksi

PARIGI MOUTONG, KOMPAS.com - Memasuki hari terakhir proses pencarian korban banjir di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tim SAR gabungan terus memaksimalkan pencarian hingga sore hari.

 

Namun hingga berakhirnya proses pencarian, tanda korban yang dicari belum ada titik terang. 

 

Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Basarnas, proses pencarian seharusnya berakhir, Rabu (3/8/ 2022).

Baca juga: BIN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Parigi Moutong

 

 

Namun karena adanya permintaan dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, proses pencarian akan diperpanjang, mulai tanggal 4 hingga 6 Agustus 2022 mendatang. 

 

Kepala Basarnas  Palu Andrias Hendrik Johanes mengatakan selama 3 hari ke depan pencarian akan lebih dimaksimalkan. 

 

"Kita melaksanakan penyapuan secara keseluruhan yang ada di areal bencana. Termasuk areal yang pernah kita dan kita tambah lagi arel pencariannya. Semoga saja selama 3 hari kedepan ini kita dapat informasi atau tanda korban yang hilang, " kata Andrias Hendrik, Rabu (3/8/2022). 

Baca juga: Pencarian 4 Korban Hilang Banjir Bandang Torue Masih Nihil, Operasi SAR Diperpanjang

 

Jika hingga batas perpanjangan berakhir dan korban hilang belum juga ditemukan. Operasi SAR akan ditutup. Namun tetap berkoordinasi. Jika suatu saat ada informasi tentang temuan korban hilang,  operasi SAR akan dibuka lagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Aktivitas Erupsi Gunung Ruang Menurun, Peringatan Tsunami Dicabut

Regional
300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

Regional
Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: 'Buffer Zone' Harus segera Dibuat

Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: "Buffer Zone" Harus segera Dibuat

Regional
Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com