Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta di Balik Penemuan Balita Tewas di Hutan, Dibunuh Ibu Kandung karena Tumpahkan Gula

Kompas.com - 22/07/2022, 13:14 WIB

KOMPAS.com - Seorang ibu kandung berinisial AA alias Rince (42) tega membunuh anaknya yang baru berusia dua tahun dan dibuang ke hutan, Jumat (15/7/2022).

Aparat Kepolisian Resor Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (BTT) mengungkap kematian balita berinisial MYN alias Mikel tersebut.

Mengaku kehilangan anak

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo mengatakan awalnya Rince mengaku anaknya hilang dari rumah selama tiga hari.

Hal itu bermula dari Rince bangun tidur siang, namun kaget karena anaknya Mikel tidak ada di rumah.

"Ibunya lalu mencari di sekitar rumah, termasuk ke rumah tetangga, tetapi tidak ditemukan. Sehingga dilaporkan ke aparat desa setempat," kata Anam.

Hingga pada Senin 18 Juli 2022, warga mencium aroma busuk dari arah hutan bagian barat rumah Rince.

Baca juga: Balita yang Ditemukan Tewas di Hutan Ternyata Dibunuh Ibunya

Mikel ditemukan tewas sekitar satu kilometer arah barat dari rumah mereka.

"Bocah ini hilang sejak 15 Juli 2022 dan ditemukan 18 Juli kemarin sekitar pukul 14.30 Wita," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo, kepada Kompas.com, Selasa (19/7/2022).

Hasil pemeriksaan, terdapat luka lecet pada bagian kaki dan tangan, kebiruan pada bagian bibir, ujung jari kaki dan tangan, luka pada bagian leher, kondisi kepala hidung dan anus sudah ada belatung.

"Korban diperkirakan meninggal sekitar 2 sampai 3 hari sebelum ditemukan dengan diagnosa awal, meninggal karena kekurangan oksigen,"ungkap Anam.

Terungkap balita dibunuh ibu sendiri

Setelah dilakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-sakis, terungkap fakta bahwa Rince adalah pelaku yang membunuh anak kandungnya sendiri Mikel pada Jumat lalu.

Kepala Kepolisian Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita membenarkan informasi tersebut, Kamis (21/7/2022).

"Pelaku ini membunuh anaknya Mikel dengan cara membekap mulut korban sehingga korban kehabisan napas dan meninggal dunia," ungkap Nyoman.

Usai membunuh anaknya, lanjut Nyoman, Rince kemudian membuang jenazah korban di hutan.

Jenazah Mikel ditemukan pada Senin (18/7/2022) petang sekitar pukul 17.50 Wita.

Baca juga: Kesal Gara-gara Tumpahkan Gula, IRT Bunuh Anaknya yang Masih 2 Tahun dan Buang Jenazahnya ke Hutan

Rince pun mengakui semua perbuatannya saat diperiksa oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Rote Ndao.

"Korban dibawa ke hutan sekitar 1 kilometer dari rumah dan tujuan membuangnya ke hutan agar tidak diketahui oleh anak-anaknya yang lain dan tetangganya," ungkap Nyoman.

Kesal karena korban tumbahkan gula

Motif pembunuhan anak kandung sendiri ini dilakukan rince karena kesal dengan perbuatan korban yang menumpahkan gula.

"Pelaku ini kesal karena korban menumpahkan gula saat membuat teh," ungkap Anam kepada Kompas.com, Jumat (22/7/2022) pagi.

Karena panit dan takut ketahuan keluarga dan tetangga, Rince lalu menggendong jenazah dan membuangnya ke hutan yang berjarak satu kilometer dari rumahnya.

Menyesal dan mengakui perbuatannya, kini Rince ditahan pasca pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Rote Ndao.

Sumber: Kompas.com (Penulis Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor Priska Sari Pratiwi/Pythag Kurniati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candaan Bupati Karanganyar untuk Gibran: Bos Kita di Solo Raya

Candaan Bupati Karanganyar untuk Gibran: Bos Kita di Solo Raya

Regional
Pesawat Susi Air Terbakar di Bandara Paro Nduga, Kondisi Pilot dan Penumpang Belum Diketahui

Pesawat Susi Air Terbakar di Bandara Paro Nduga, Kondisi Pilot dan Penumpang Belum Diketahui

Regional
Analisis Gempa M 5,2 di Selatan Banten, Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Analisis Gempa M 5,2 di Selatan Banten, Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Regional
M 5,2 Guncang Muarabinuangeun Lebak, Warga Khawatir Ingat Gempa Turkiye

M 5,2 Guncang Muarabinuangeun Lebak, Warga Khawatir Ingat Gempa Turkiye

Regional
Buntut Kritik Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Apip dan Para Kades Saling Memaafkan

Buntut Kritik Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Apip dan Para Kades Saling Memaafkan

Regional
Diduga Punya Perilaku Menyimpang, Ibu Muda yang Lecehkan 17 Anak di Jambi Akan Diperiksa Kejiwaannya

Diduga Punya Perilaku Menyimpang, Ibu Muda yang Lecehkan 17 Anak di Jambi Akan Diperiksa Kejiwaannya

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ijazahnya Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri, Gibran Ungkap Perjuangan Kuliah: Kadang Uang Saku Kurang

Ijazahnya Disebut Palsu hingga Beli dari Luar Negeri, Gibran Ungkap Perjuangan Kuliah: Kadang Uang Saku Kurang

Regional
Pengakuan Suami Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi, Sebut Istri Lukai Diri Sendiri dan Ancam Aniaya Bayinya

Pengakuan Suami Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi, Sebut Istri Lukai Diri Sendiri dan Ancam Aniaya Bayinya

Regional
Perempuan Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi Laporkan Balik 8 Korban, Mengaku Diperkosa

Perempuan Tersangka Pelecehan 17 Anak di Jambi Laporkan Balik 8 Korban, Mengaku Diperkosa

Regional
Sejak Gibran Jadi Wali Kota, Ada 25 Menteri yang Kunjungan Kerja ke Solo, 9 Menteri Ini Belum Pernah

Sejak Gibran Jadi Wali Kota, Ada 25 Menteri yang Kunjungan Kerja ke Solo, 9 Menteri Ini Belum Pernah

Regional
Sejumlah Prajurit TNI Diduga Keroyok Warga hingga Tewas di Biak Papua, Danrem: 5 Anggota Ditahan

Sejumlah Prajurit TNI Diduga Keroyok Warga hingga Tewas di Biak Papua, Danrem: 5 Anggota Ditahan

Regional
Sosok NT, Ibu Rumah Tangga yang Cabuli 17 Anak di Jambi, Usia 20 Tahun dan Pernah Jadi Pemandu Lagu

Sosok NT, Ibu Rumah Tangga yang Cabuli 17 Anak di Jambi, Usia 20 Tahun dan Pernah Jadi Pemandu Lagu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bocah 4 Tahun Jatuh dari Balkon Masjid Al Jabbar | Jari Bayi Putus Tergunting Perawat

[POPULER NUSANTARA] Bocah 4 Tahun Jatuh dari Balkon Masjid Al Jabbar | Jari Bayi Putus Tergunting Perawat

Regional
Suami Tolak Berhubungan Intim, Ibu Muda Tersangka Pencabulan 17 Bocah Ancam Bunuh Anaknya

Suami Tolak Berhubungan Intim, Ibu Muda Tersangka Pencabulan 17 Bocah Ancam Bunuh Anaknya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.