Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Sawit Rp 400, Pria di Bengkulu Buat Sayembara, 1 Hektar Kebun Sawit bagi yang Mampu Naikkan Harga Jadi Rp 3.000 Per Kg

Kompas.com - 15/07/2022, 15:42 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Apip Nurahman, warga Desa Maras, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, nekat membuat sayembara untuk pejabat di sejumlah jejaring sosial.

Ia menantang akan menghadiahkan satu hektar kebun sawitnya bila ada yang mampu menaikkan harga sawit menjadi Rp 3.000 per kilogram.

Sayembara itu dibuat karena Apip dan petani sawit lainnya kecewa dengan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terus merosot, kini mencapai Rp 400 per kg di daerahnya.

Baca juga: Harga Sawit Anjlok Jadi Rp 500 Per Kg, Petani di Aceh Malas Panen karena Tak Ada Pembeli

"Kami merasa sedih harga sawit terus jatuh. Akhirnya banyak petani membiarkan buah sawit membusuk di batangnya karena tidak dipanen. Maka, saya buat sayembara ini kalau ada pemimpin dan pejabat yang mampu, saya hadiahkan satu hektar kebun sawit saya beserta sertifikatnya," jelas Apip ketika dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (15/7/2022).

Apip mengatakan, harga TBS sawit Rp 400 atau Rp 500 per kilogram tidak mencukupi untuk operasional panen, pemupukan, dan perawatan tanaman sawit.

"Pokoknya saya relakan satu hektar kebun sawit saya beserta sertifikatnya kalau bisa (TBS naik jadi Rp 3.000), saya rela," ujarnya.

Baca juga: Solusi Harga Sawit yang Menyedihkan, Petani di Jambi Produksi Minyak Goreng Skala Rumahan

Sejauh ini, kata Apip, banyak petani di daerahnya membiarkan buah kelapa sawit membusuk tidak dipanen.

Para petani sawit mulai beralih mencari mata pencarian lain untuk menghidupi keluarga seperti menjadi buruh bangunan atau buruh kasar lainnya.

"Banyak petani sawit banting setir jadi buruh kasar, bangunan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Kami berharap kondisi ini cepat berubah," pungkas Apip.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Regional
Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Regional
Puluhan Kendaraan Tertahan di Pelabuhan Bangka Barat Imbas Cuaca Buruk

Puluhan Kendaraan Tertahan di Pelabuhan Bangka Barat Imbas Cuaca Buruk

Regional
Polisi Tangkap Pembunuh Penjaga Masjid di Bengkulu

Polisi Tangkap Pembunuh Penjaga Masjid di Bengkulu

Regional
Intip Besaran Gaji Pantarlih Pemilu 2024 dan Lama Masa Kerjanya

Intip Besaran Gaji Pantarlih Pemilu 2024 dan Lama Masa Kerjanya

Regional
Longsor di Penimbung Lombok Barat Akibat Hujan Deras, Tak Ada Korban Jiwa

Longsor di Penimbung Lombok Barat Akibat Hujan Deras, Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Perwira Polisi Demonstrasi di Polres Way Kanan, Polda Lampung Beri Tanggapan

Perwira Polisi Demonstrasi di Polres Way Kanan, Polda Lampung Beri Tanggapan

Regional
2 Truk Terbalik di Kapal karena Cuaca Buruk, Penyeberangan dari Bangka Barat Dihentikan Sementara

2 Truk Terbalik di Kapal karena Cuaca Buruk, Penyeberangan dari Bangka Barat Dihentikan Sementara

Regional
Mengenal Pantarlih dalam Pemilu: Pengertian, Tugas, Masa Kerja, Gaji, dan Cara Daftar

Mengenal Pantarlih dalam Pemilu: Pengertian, Tugas, Masa Kerja, Gaji, dan Cara Daftar

Regional
13 Pelajar di Lhokseumawe Ditangkap karena Tawuran, 3 Orang Terluka dan Sajam Disita

13 Pelajar di Lhokseumawe Ditangkap karena Tawuran, 3 Orang Terluka dan Sajam Disita

Regional
Hujan Deras, Picu Banjir di Luwu dan  dan Jalan Rusak

Hujan Deras, Picu Banjir di Luwu dan dan Jalan Rusak

Regional
Kemensos Beri Pendampingan 6 Anak Korban Kekerasan Seksual Oleh Guru Ngaji di Kubu Raya

Kemensos Beri Pendampingan 6 Anak Korban Kekerasan Seksual Oleh Guru Ngaji di Kubu Raya

Regional
Setelah Kisahnya Bawa Ayah Berobat Pakai Becak Viral, Tangis Rahmad Pecah di RS Cut Meutia

Setelah Kisahnya Bawa Ayah Berobat Pakai Becak Viral, Tangis Rahmad Pecah di RS Cut Meutia

Regional
Tersangkut Dugaan Korupsi, RS Arun Aceh Diambil Alih Pemko Lhokseumawe

Tersangkut Dugaan Korupsi, RS Arun Aceh Diambil Alih Pemko Lhokseumawe

Regional
Merasa Dikriminalisasi, Seorang Perwira Polisi Demo di Polres Way Kanan Lampung

Merasa Dikriminalisasi, Seorang Perwira Polisi Demo di Polres Way Kanan Lampung

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.