Menunggu Sanksi buat Polisi yang Banting Buruh dari Atas Truk di Riau...

Kompas.com - 06/06/2022, 13:28 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Anggota polisi yang membanting buruh dari atas mobil truk di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, diperiksa bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Namun, sepekan setelah kejadian, belum ada keputusan atau sanksi yang diberikan kepada anggota polisi tersebut.

Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito menyebutkan, sejauh ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap anggota polisi tersebut.

"Lagi berproses," ujar Eko saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin (6/6/2022).

Baca juga: Polisi Banting Buruh dari Atas Truk, Kapolres Rokan Hulu: Kita Tindak Tegas Anggota yang Melanggar

Sebelumnya, Eko berjanji akan menindak tegas anak buahnya yang melakukan pelanggaran terhadap buruh yang melakukan unjuk rasa.

Walaupun pria yang dibanting anggota polisi itu adalah tersangka penganiayaan yang diamankan petugas saat demo di lingkungan perusahaan sawit.

"Memang kita akui ada yang kurang tepat. Kami mohon maaf. Kami akan menindak tegas personel yang melanggar," tegas Eko pekan lalu.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria dibanting anggota polisi dari atas bak truk di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Baca juga: Anggotanya Banting Buruh dari Atas Truk, Kapolres Rokan Hulu Didesak Dicopot

Video aksi kekerasan yang dilakukan anggota polisi berseragam itu viral di media sosial.

Pada Senin (30/5/2022) sekitar pukul 11.40 WIB, sejumlah buruh bongkar muat melakukan aksi unjuk rasa di sebuah pabrik kelapa sawit (PKS) PT KSM di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rohul.

Namun, aksi unjuk rasa itu berujung bentrok antara dua kubu sesama buruh. Sejumlah petugas kepolisian berjaga di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Dalam bentrok itu, ada buruh yang melakukan tindakan anarkis dan membawa senjata tajam.

Petugas kemudian melakuan pembubaran dan mengamankan puluhan buruh yang melakukan anarkis.

Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito menjelaskan, ada buruh yang melakukan tindak penganiayaan dan membawa senjata tajam sehingga dibubarkan.

"Anggota sudah kita minta agar melakukan pembubaran massa kelompok sayap kanan dan sayap kiri dengan cara humanis, dan tidak menggunakan senjata api," cerita Eko kepada wartawan saat konferensi pers di Pekanbaru, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: Saat Ridwan Kamil Ajak Arka Main di Taman Gedung Sate...

Dia mengatakan, saat itu ada 20 orang yang diamankan karena melakukan tindakan anarkistis.

Petugas menyiapkan dua unit truk untuk membawa pelaku dan barang bukti ke Mapolres Rohul.

"Pada saat akan dibawa, satu truk muatan terlalu ramai sehingga dipindahkan ke truk yang satu lagi. Sewaktu akan berangkat, para pelaku diminta semuanya duduk di dalam bak truk karena kalau berdiri membahayakan keselamatan mereka," kata Eko.

Namun, saat itu seorang anggota polisi memaksa salah satu pelaku trun dari bak truk.

Polisi itu membanting keluar pria tersebut dari bak truk dengan ketinggian sekitar dua meter hingga terempas ke tanah.

Setelah itu, pria yang jatuh itu ditarik polisi lainnya dan dibawa dengan cara dipiting.

"Memang kita akui ada tindakan (anggota) kurang tepat," akui Eko.

Dia mengatakan, saat ini sudah 26 orang pelaku anarkistis yang diamankan.

Tiga orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

"Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan tindak pidana kekerasan," jelas Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terbaru Kecelakaan Maut Mobil Terseret Kereta di Cirebon, Korban Pulang dari Pesantren Putranya

Fakta Terbaru Kecelakaan Maut Mobil Terseret Kereta di Cirebon, Korban Pulang dari Pesantren Putranya

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kamarnya

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kamarnya

Regional
Ambil HP Pengendara yang Langgar Lalu Lintas, Polisi Gadungan Diringkus Polisi

Ambil HP Pengendara yang Langgar Lalu Lintas, Polisi Gadungan Diringkus Polisi

Regional
Kepala Sekolah dan Istri di Mamasa Ditemukan Tewas, Sang Anak Kritis, Diduga Korban Perampokan

Kepala Sekolah dan Istri di Mamasa Ditemukan Tewas, Sang Anak Kritis, Diduga Korban Perampokan

Regional
Uang Rp 33,6 Juta Raib, Nasabah Bank di Wonogiri Korban Kejahatan 'Social Engineering', Apa Itu?

Uang Rp 33,6 Juta Raib, Nasabah Bank di Wonogiri Korban Kejahatan "Social Engineering", Apa Itu?

Regional
Teman Kelas Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang

Teman Kelas Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang

Regional
[POPULER REGIONAL] Rumah Keluarga Bharada E Kosong | Expander Ditabrak Kereta Api, 4 Tewas

[POPULER REGIONAL] Rumah Keluarga Bharada E Kosong | Expander Ditabrak Kereta Api, 4 Tewas

Regional
Sambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Pengantin Nikah Gratis di Yogyakarta Ikut Lomba Makan Kerupuk

Sambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Pengantin Nikah Gratis di Yogyakarta Ikut Lomba Makan Kerupuk

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 8 Agustus 2022, Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 8 Agustus 2022, Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Regional
Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Regional
Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Penuh Luka, Anaknya Kritis

Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Penuh Luka, Anaknya Kritis

Regional
Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Regional
Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.