Kompas.com - 29/05/2022, 09:16 WIB

KOMPAS.com - Vonis bebas yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terhadap terdakwa kasus nakoba, Salihin alias Saleh, menjadi perhatian publik.

Sebab, dalam sidang itu sempat terjadi perbedaan pendapat antara majelis hakim.

Sidang itu dipimpin hakim ketua Heru Setiyadi dan dua hakim anggota Erhamuddin serta Syamsuni.

Baca juga: Hakim Bebaskan Bandar Sabu, Pengadilan Negeri Palangkaraya Didemo

Dalam putusan itu, dua hakim menilai Salihin tidak bersalah, sedangkan satu hakim lainnya menilai Salihin terbukti bersalah.

Terdakwa kasus kepemilikan sabu 198,41 gram sabu ini dibebaskan majelis hakim dalam sidang yang berlangsung pada Rabu (25/5/2022).

Diketahui, Salihin ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah pada November 2021 lalu. Ia ditangkap di Kampung Puntun, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya.

Baca juga: Hakim Bebaskan Bandar Narkoba, Pengamat: Patut Dipertanyakan

Jaksa ajukan banding

Vonis itu sangat berbeda dengan tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dengan 7 tahun penjara.

Menyikapi vonis tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwinanto Agung Wibowo menyatakan akan mengajukan Kasasi.

"Memori Kasasi akan kita ajukan sesuai ketentuan, paling lambang 14 hari setelah putusan," kata Dwinanto, dikutip dari TribunKalteng.com.

Baca juga: 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN karena Gunakan Narkoba, PT Banten: Ini Sejarah Bagi Kita...

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setiap Rabu, ASN di Semarang Diwajibkan Tak Gunakan Kendaraan Bermotor

Setiap Rabu, ASN di Semarang Diwajibkan Tak Gunakan Kendaraan Bermotor

Regional
Kapal Ikan KM Pasifik Terbalik di Pulau Mapur Bintan, 7 Kru Selamat, 1 Hilang

Kapal Ikan KM Pasifik Terbalik di Pulau Mapur Bintan, 7 Kru Selamat, 1 Hilang

Regional
2 Korban Tenggelam di Labuan Bajo Ternyata Ibu dan Adik Artis Ayu Anjani

2 Korban Tenggelam di Labuan Bajo Ternyata Ibu dan Adik Artis Ayu Anjani

Regional
Korean Style 'Trending' di Anak Muda, Thrift Shop Jadi Sasaran

Korean Style "Trending" di Anak Muda, Thrift Shop Jadi Sasaran

Regional
Smong, Kearifan Lokal yang Selamatkan Puluhan Ribu Warga Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004

Smong, Kearifan Lokal yang Selamatkan Puluhan Ribu Warga Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004

Regional
Ma'ruf Amin: Jangan Sampai Sapi Berpenyakit Dikirim ke Daerah Lain

Ma'ruf Amin: Jangan Sampai Sapi Berpenyakit Dikirim ke Daerah Lain

Regional
Peredaran Sabu di Bogor dan Depok, Pelaku Simpan Barang di Tiang Listrik

Peredaran Sabu di Bogor dan Depok, Pelaku Simpan Barang di Tiang Listrik

Regional
Gibran Minta Jokowi Beli Tiket jika Ingin Nonton Konser Dream Theater di Solo

Gibran Minta Jokowi Beli Tiket jika Ingin Nonton Konser Dream Theater di Solo

Regional
Sosok Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB, Gagal 4 Kali Jadi Tentara hingga Niat Berangkatkan Ibunya Haji

Sosok Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB, Gagal 4 Kali Jadi Tentara hingga Niat Berangkatkan Ibunya Haji

Regional
Server Eror, SMMPTN Universitas Lampung Batal Digelar

Server Eror, SMMPTN Universitas Lampung Batal Digelar

Regional
Kunjungi Lombok Barat, Wapres Lihat Kondisi Sapi yang Sembuh dari PMK

Kunjungi Lombok Barat, Wapres Lihat Kondisi Sapi yang Sembuh dari PMK

Regional
SMA Negeri di Lebak Kekurangan Murid, Guru Door To Door ke Rumah Warga

SMA Negeri di Lebak Kekurangan Murid, Guru Door To Door ke Rumah Warga

Regional
Masih Rumuskan Solusi soal Penghapusan Honorer, Wabup Nunukan: Hanya Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

Masih Rumuskan Solusi soal Penghapusan Honorer, Wabup Nunukan: Hanya Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

Regional
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Bengkulu, Jalan Ambles, Pohon Tumbang

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Bengkulu, Jalan Ambles, Pohon Tumbang

Regional
Polisi Amankan Ekskavator yang Digunakan untuk Menambang Pasir Ilegal di Pulau Sebatik

Polisi Amankan Ekskavator yang Digunakan untuk Menambang Pasir Ilegal di Pulau Sebatik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.