Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perempuan Ini Tipu Seorang Pria dengan Modus Tawarkan Sertifikat Tanah dan Siap Tinggal Bersama

Kompas.com - 07/03/2022, 05:45 WIB

TANA TORAJA, KOMPAS.com – Seorang perempuan berinisial ID alias GR diamankan Unit Resmob Polres Tana Toraja, setelah melakukan dugaan penipuan terhadap seorang pria AB (67). 

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Syamsul Rijal mengatakan, dugaan penipuan yang dilakukan oleh pelaku menimbulkan kerugian material pada korban sebesar Rp 170 juta. 

“Pelaku ID berpura-pura menawarkan kepada korban untuk menebus sebuah sertifikat tanah yang seharga Rp 170 juta. Selain itu, juga menawarkan kepada korban bahwa setelah sertifikat tersebut ditebus, maka akan dibangun rumah dan ditinggali bersama, sehingga korban pun setuju untuk memberikan uang kepada ID sebesar Rp 170 juta,” kata Syamsul, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (6/3/2022).

Syamsul menuturkan, setelah pelaku memgambil uang tersebut, ia pun melarikan diri, dan tidak menyerahkan sertifikat tanah kepada korban.

Baca juga: Penumpang Depresi Coba Rebut Kemudi Penyebab Kecelakaan Bus Tewaskan 3 Orang di Tol Surabaya-Gempol

Korban kemudian melapor di Mapolres Tana Toraja.

“Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui ID sedang berada di Jalan Mappayukki, area pertokoan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, sehingga unit Resmob turun mengamankannya,” ucap Syamsul.

Syamsul menuturkan, hingga Minggu pukul 19.30 Wita, terduga ID menjalani proses pemeriksaan awal dan telah mengakui perbuatannya.

“Namun, masih dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan lagi, saya harap kita bersabar, kita tunggu hasilnya seperti apa," ujar Syamsul.

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi, 2 Sepeda Motor Terbakar

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan emas, telepon seluler, uang tunai dan barang bukti lainnya.

“Beberapa barang bukti yang diamankan yakni 1 unit gelang berwarna emas, 1 unit kalung berwarna emas, 2 unit telepon seluler, uang tunai sejumlah Rp 21 juta, 2 buah kartu ATM dan buku rekening, 2 tiket pesawat PP tujuan Yogyakarta, kuitansi pembelian mobil New Rush, pakaian dan dompet,” kata Syamsul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahannya Diserobot untuk Area Perkantoran Pemerintah, Samsul Bahri Ajukan Permohonan Eksekusi

Lahannya Diserobot untuk Area Perkantoran Pemerintah, Samsul Bahri Ajukan Permohonan Eksekusi

Regional
Soal Kabar 5 Beduk Resepsi 1 Abad NU Hilang, Panitia: Ada Miskomunikasi

Soal Kabar 5 Beduk Resepsi 1 Abad NU Hilang, Panitia: Ada Miskomunikasi

Regional
Tak Dikasih Uang untuk Judi Slot dan Sabu, Anak Aniaya Ibu Kandung di Lubuklinggau

Tak Dikasih Uang untuk Judi Slot dan Sabu, Anak Aniaya Ibu Kandung di Lubuklinggau

Regional
Bubarnya Relawan GP Mania Dinilai Tak Pengaruhi Elektabilitas Ganjar Pranowo

Bubarnya Relawan GP Mania Dinilai Tak Pengaruhi Elektabilitas Ganjar Pranowo

Regional
Hendak Petik Sayur di Kebun, IRT di NTT Temukan Jenazah Bayi Terbungkus Tas

Hendak Petik Sayur di Kebun, IRT di NTT Temukan Jenazah Bayi Terbungkus Tas

Regional
Ditreskrimsus Polda Jateng Temukan Gudang yang Menahan Minyak Goreng Minyakita untuk Beredar di Masyarakat

Ditreskrimsus Polda Jateng Temukan Gudang yang Menahan Minyak Goreng Minyakita untuk Beredar di Masyarakat

Regional
Gempa M 5,4 Guncang Kota Jayapura, Papua

Gempa M 5,4 Guncang Kota Jayapura, Papua

Regional
Ayah di Ambon 3 Kali Perkosa Putri Kandung, Kerap Ancam Bunuh Korban

Ayah di Ambon 3 Kali Perkosa Putri Kandung, Kerap Ancam Bunuh Korban

Regional
Kronologi Pedagang Sayur Dihipnotis, Cincin Diganti Plat Ring, Gelang Emas Ditukar Karet Gelang

Kronologi Pedagang Sayur Dihipnotis, Cincin Diganti Plat Ring, Gelang Emas Ditukar Karet Gelang

Regional
Kronologi Ayah Aniaya Bayi Berusia 6 Bulan hingga Tewas di Manado, Terganggu Saat Main Game Online

Kronologi Ayah Aniaya Bayi Berusia 6 Bulan hingga Tewas di Manado, Terganggu Saat Main Game Online

Regional
Pedagang di Lampung Tengah Dihipnotis, Perhiasan Emas 20 Gram Diganti Uang Palsu

Pedagang di Lampung Tengah Dihipnotis, Perhiasan Emas 20 Gram Diganti Uang Palsu

Regional
Ngaku Tak Tahu Penitipan Mahasiswa, Kabiro Akademik Unila Ternyata Diminta 'Bantu' Keponakan Pegawai Kemendikbud

Ngaku Tak Tahu Penitipan Mahasiswa, Kabiro Akademik Unila Ternyata Diminta "Bantu" Keponakan Pegawai Kemendikbud

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri Usia 6 Tahun di Bengkulu, Beraksi 5 Hari Berturut-turut Disertai Kekerasan

Ayah Perkosa Anak Tiri Usia 6 Tahun di Bengkulu, Beraksi 5 Hari Berturut-turut Disertai Kekerasan

Regional
Tolak Buka Masker Saat Singgah Minta Minum, Pria Ini Disabet Parang oleh Tuan Rumah

Tolak Buka Masker Saat Singgah Minta Minum, Pria Ini Disabet Parang oleh Tuan Rumah

Regional
Kronologi Perempuan di Pandeglang Dibunuh Mantan Pacar karena Cemburu

Kronologi Perempuan di Pandeglang Dibunuh Mantan Pacar karena Cemburu

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.