Kasus Pemerkosaan Remaja di Kupang, Polisi: Ketiga Pelaku Mengancam Akan Membunuh Korban

Kompas.com - 14/01/2022, 23:17 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Personel Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih memburu dua pelaku pemerkosaan remaja putri berinisial MIF (19). 

Saat ini, polisi baru menangkap seorang pelaku berinisial ML (48), yang berprofesi sebagai sopir mobil pikap. Sementara, kedua pelaku yang diburu polisi itu berinisial RS dan MB.

Baca juga: Fasilitas SD di Kupang Dirusak Orang Tak Dikenal, Guru Lapor Polisi

"Pelaku ini berhasil ditangkap anggota Polsek Kupang Tengah. Sejak kemarin, pelaku dititipkan di sel Polres Kupang sambil menunggu proses hukum lebih lanjut," ujar Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat, kepada Kompas.com, Jumat (14/1/2022).

Dari hasil pemeriksaan terhadap ML, lanjut Randy, terungkap para pelaku sempat mengancam membunuh korban.

"Saat korban menumpang mobil pikap yang dikemudikan pelaku. Ketiga pelaku sudah mengancam hendak membunuh korban, korban dibawa ke semak-semak," kata Randy.

Randy menuturkan, ketika berada di semak-semak, korban sempat menendang para pelaku. Namun, para pelaku kembali mengancam membunuh korban.

"Korban diancam sejak dari mobil. Korban sempat menendang para pelaku, tetapi tubuh korban yang kecil tidak bisa melawan para pelaku," kata dia.

Berdasarkan pemeriksaan, ML mengaku sempat menghapus tulisan "dede" pada kaca mobl pikap setelah memerkosa korban.

Polisi pun menjerat ML dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Polsek Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), membekuk ML, seorang sopir pikap.

Baca juga: Viral, Video Siswi SMA di Kupang Pesta Minuman Keras dan Merokok di Kelas

Pria asal Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah itu ditangkap karena memerkosa MIF (19), remaja putri asal Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

"Kasus pemerkosaan itu terjadi pada 10 Januari 2022 sekitar pukul 19.30 Wita di dalam semak belukar belakang Kantor Disperindak Kabupaten Kupang," ujar Kapolsek Kupang Tengah, Iptu Elpidus Kono Feka kepada Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyalip Mobil di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk

Menyalip Mobil di Tikungan, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk

Regional
2 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Rumah Ibadah di Bener Meriah Aceh Ditangkap di Ciamis

2 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Rumah Ibadah di Bener Meriah Aceh Ditangkap di Ciamis

Regional
4 Orang Meninggal Diduga akibat Miras Ilegal, Keluarga Korban di Sorong Mengamuk

4 Orang Meninggal Diduga akibat Miras Ilegal, Keluarga Korban di Sorong Mengamuk

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 24 Mei 2022

Regional
Geledah Sebuah Dump Truck di Seram Bagian Barat, Polisi Temukan 2 Ton Merkuri

Geledah Sebuah Dump Truck di Seram Bagian Barat, Polisi Temukan 2 Ton Merkuri

Regional
Tinjau Dapur Umum Korban Rob, Bupati Kendal bersama Kapolres dan Dandim Bantu Kupas Sayuran

Tinjau Dapur Umum Korban Rob, Bupati Kendal bersama Kapolres dan Dandim Bantu Kupas Sayuran

Regional
Konflik Antarperguruan Silat Kerap Terjadi di Akar Rumput, Sosiolog: Mereka Belum Menghayati Nilai

Konflik Antarperguruan Silat Kerap Terjadi di Akar Rumput, Sosiolog: Mereka Belum Menghayati Nilai

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Mei 2022

Regional
Florawisata D'Castello Subang: Harga tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Florawisata D'Castello Subang: Harga tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Bertemu Presiden, Bupati Jayapura Bahas Pembangunan Jalan Kemiri-Depapre

Bertemu Presiden, Bupati Jayapura Bahas Pembangunan Jalan Kemiri-Depapre

Regional
Banjir Rob di RW 016 Tambakrejo Semarang Mulai Surut, Warga Sudah Kembali Beraktivitas

Banjir Rob di RW 016 Tambakrejo Semarang Mulai Surut, Warga Sudah Kembali Beraktivitas

Regional
Danau Lau Kawar di Sumatera Utara, Daya Tarik dan Harga Tiket

Danau Lau Kawar di Sumatera Utara, Daya Tarik dan Harga Tiket

Regional
Proyek Intake Sepaku untuk IKN Dikebut, Sisa Pembebasan Lahan Diklaim Tak Jadi Soal

Proyek Intake Sepaku untuk IKN Dikebut, Sisa Pembebasan Lahan Diklaim Tak Jadi Soal

Regional
Banjir Rob Semarang, Bengkel Kewalahan Layani Puluhan Motor Rusak hingga Sopir Truk Rugi Rp 100.000 Per Hari

Banjir Rob Semarang, Bengkel Kewalahan Layani Puluhan Motor Rusak hingga Sopir Truk Rugi Rp 100.000 Per Hari

Regional
Detik-detik Pembunuhan Gadis 14 Tahun di Kebumen, Sempat Cekcok hingga Diperkosa di WC

Detik-detik Pembunuhan Gadis 14 Tahun di Kebumen, Sempat Cekcok hingga Diperkosa di WC

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.