Kompas.com - 13/01/2022, 15:05 WIB

KOMPAS.com - Seorang nelayan asal Kota Lhokseumawe, Nazaruddin Razali (59), mengajukan permohonan suntik mati atau eutanasia ke pengadilan negeri setempat.

Pria tersebut telah mengajukan permohonan suntik mati ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe pada 6 Januari 2022.

Permohonan itu sudah teregistrasi dengan nomor surat PNL LSM-01-2022-KWS.

Warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, ini mengatakan, alasannya mengajukan permohonan suntik mati berkaitan dengan kebijakan pemerintah kota yang akan merelokasi keramba budi daya ikan di Waduk Pusong.

Baca juga: Seorang Nelayan di Aceh Ajukan Permohonan Suntik Mati

"Jika pemerintah tidak peduli lagi kepada kami para petani keramba di Waduk Pusong, saya minta disuntik mati saja di depan Wali Kota Lhokseumawe beserta Muspika Banda Sakti," ujarnya, dikutip dari Antara.

Nazarudin menuturkan, dirinya mengalami kesulitan ekonomi sejak Pemerintah Kota (Pemkot) Lhokseumawe mengumumkan air Waduk Pusong tercemar limbah.

Ia menganggap pengumuman itu membuat masyarakat takut untuk membeli ikan hasil budi daya para nelayan keramba di Waduk Pusong.

"Katanya air waduk mengandung limbah. Padahal, kami sudah puluhan tahun makan ikan budi daya di waduk dan juga setiap hari mandi, tapi tidak mengalami masalah kesehatan," ucapnya.

Baca juga: Camat Banda Sakti: Alasan Nelayan Ajukan Suntik Mati Tidak Masuk Akal

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerebek Rumah Pengedar Narkoba di Mataram, Polisi Tangkap 4 Orang

Gerebek Rumah Pengedar Narkoba di Mataram, Polisi Tangkap 4 Orang

Regional
Jokowi Sumbangkan Sapi 874 Kg untuk Dikurbankan di Aceh Tengah

Jokowi Sumbangkan Sapi 874 Kg untuk Dikurbankan di Aceh Tengah

Regional
Pasutri Anggota Polres Blora Janji Kembalikan Uang Korupsi Rp 3 M, Berharap Dapat Pengurangan Hukuman

Pasutri Anggota Polres Blora Janji Kembalikan Uang Korupsi Rp 3 M, Berharap Dapat Pengurangan Hukuman

Regional
Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Sungai

Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Pegawai Dinas Dukcapil Manokwari Hentikan Aksi Mogok, Pelayanan Kembali Normal

Pegawai Dinas Dukcapil Manokwari Hentikan Aksi Mogok, Pelayanan Kembali Normal

Regional
Keberadaan Kopi Pinogu Asal Bone Bolango yang Kian Dicari...

Keberadaan Kopi Pinogu Asal Bone Bolango yang Kian Dicari...

Regional
Detik-detik Evakuasi Pasien Saat RS Siloam Palembang Terbakar, Ada yang Bawa Ranjang dan Diinfus

Detik-detik Evakuasi Pasien Saat RS Siloam Palembang Terbakar, Ada yang Bawa Ranjang dan Diinfus

Regional
Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang Diduga akibat Korsleting Listrik

Regional
Nasi Padang yang Dibungkus Porsinya Lebih Banyak, Mitos atau Fakta?

Nasi Padang yang Dibungkus Porsinya Lebih Banyak, Mitos atau Fakta?

Regional
36 Kg Kokain Terdampar di Pantai Kepulauan Anambas, Ada Tulisan 'Paris France'

36 Kg Kokain Terdampar di Pantai Kepulauan Anambas, Ada Tulisan "Paris France"

Regional
Pemkab Bone Bolango Bangun 3 Rumah Restorative Justice

Pemkab Bone Bolango Bangun 3 Rumah Restorative Justice

Regional
Belasan SD di Blora Tak Dapat Peserta Didik Baru, Ini Sebabnya

Belasan SD di Blora Tak Dapat Peserta Didik Baru, Ini Sebabnya

Regional
Sehari Jelang Purnatugas, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Lantik 3 Kepala Dinas

Sehari Jelang Purnatugas, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Lantik 3 Kepala Dinas

Regional
Kuliner Kesukaan Raja-raja Keraton Solo Bakal Disuguhkan dalam Welcome Dinner Delegasi G20

Kuliner Kesukaan Raja-raja Keraton Solo Bakal Disuguhkan dalam Welcome Dinner Delegasi G20

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Petani Buncis Berjuang Seorang Diri Tembus Pasar Singapura | Pengusaha Keluarkan Uang Miliaran Rupiah untuk Bangun Jalan

[POPULER NUSANTARA] Kisah Petani Buncis Berjuang Seorang Diri Tembus Pasar Singapura | Pengusaha Keluarkan Uang Miliaran Rupiah untuk Bangun Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.