Cegah Kerumunan Saat Libur Nataru, Polisi Larang Tempat Hiburan Malam di Bangka Belitung Undang Artis

Kompas.com - 21/12/2021, 11:42 WIB

BANGKA, KOMPAS.com - Kepolisian melarang tempat hiburan malam maupun panitia acara untuk mengundang artis atau publik figur yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kepulauan Bangka Belitung.

Langkah pencegahan ini dilakukan demi menekan penyebaran Covid-19, termasuk dari varian baru Omicron.

"Sampai saat ini tidak diperkenankan membuat acara, apalagi mengundang artis yang bisa menimbulkan kerumunan," kata Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Yan Sultra seusai rapat koordinasi lintas sektor, Senin (20/12/2021).

Baca juga: 2 Terduga Teroris Ditangkap di Bangka Tengah, Ini Penjelasan Polisi

Yan menuturkan, hingga saat ini aturan pembatasan kegiatan masyarakat masih berlaku sampai keluarnya aturan yang baru.

"Tempat-tempat yang memang sudah beroperasi itu pengunjungnya dibatasi," ujar Yan.

Petugas gabungan, kata Yan, bakal melakukan patroli dan penebalan pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Baca juga: Obyek Wisata Pantai di Bangka Akan Ditutup Selama Nataru

Selain menyiapkan operasi penindakan, juga disampaikan pada pelaku usaha untuk menaati protokol kesehatan serta ketentuan pembatasan kegiatan.

"Bagi yang sudah di luar batas tentu ada sanksi penindakan," ucap Yan.

Adapun sanksi itu berupa mulai dari teguran hingga penutupan tempat usaha dan denda Rp 10 juta.

Menurut Yan, momen libur Nataru tahun ini tidak hanya mengantisipasi sebaran pandemi, tapi juga mewaspadai cuaca buruk.

Bangka Belitung saat ini sampai pergantian tahun masih diprediksi berpotensi hujan disertai petir.

Kemudian gelombang tinggi dan pasang air laut yang mengakibatkan banjir rob di permukiman warga.

"Ada baiknya kita mempersiapkan diri saling berjaga-jaga. Kalau tidak terlalu penting baiknya di rumah saja," pesan jenderal bintang dua itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Kaltim Siapkan 200 Personel untuk Pengamanan Pendistribusian Logistik IKN

Polda Kaltim Siapkan 200 Personel untuk Pengamanan Pendistribusian Logistik IKN

Regional
Hendak Membuka Lahan, Seorang Remaja Dilaporkan Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros

Hendak Membuka Lahan, Seorang Remaja Dilaporkan Hilang di Hutan Gunung Tompobulu Maros

Regional
Hitungan Hari, 30 Sapi di Desa Jambangan Grobogan Mati Diduga PMK

Hitungan Hari, 30 Sapi di Desa Jambangan Grobogan Mati Diduga PMK

Regional
Tradisi Apitan, Kearifan Lokal dalam Perayaan Menyambut Idul Adha di Jawa Tengah

Tradisi Apitan, Kearifan Lokal dalam Perayaan Menyambut Idul Adha di Jawa Tengah

Regional
3 Nelayan di Sumba Barat Daya Hilang Kontak Sejak 3 Hari Lalu

3 Nelayan di Sumba Barat Daya Hilang Kontak Sejak 3 Hari Lalu

Regional
Pabrik Semen SBI Manfaatkan Sampah Olahan sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Batu Bara

Pabrik Semen SBI Manfaatkan Sampah Olahan sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Batu Bara

Regional
Warga di Merauke Bentangkan Bendera Raksasa Sambut Pengesahan RUU Provinsi Papua Selatan

Warga di Merauke Bentangkan Bendera Raksasa Sambut Pengesahan RUU Provinsi Papua Selatan

Regional
Banyak Keluhan soal Titik Koordinat, PPDB SMP di Purworejo Jadi Sorotan Ombudsman Jateng

Banyak Keluhan soal Titik Koordinat, PPDB SMP di Purworejo Jadi Sorotan Ombudsman Jateng

Regional
Marak Pelecehan Seksual di Transportasi Umum, Apa yang Harus Dilakukan Pengelola?

Marak Pelecehan Seksual di Transportasi Umum, Apa yang Harus Dilakukan Pengelola?

Regional
Terlibat Korupsi Penyertaan Modal BUMD, Mantan Bupati Inhil Ditahan

Terlibat Korupsi Penyertaan Modal BUMD, Mantan Bupati Inhil Ditahan

Regional
Pasang PLTS, Pertamina RU IV Cilacap Hemat Rp 100 Juta Per Bulan

Pasang PLTS, Pertamina RU IV Cilacap Hemat Rp 100 Juta Per Bulan

Regional
Produksi Susu Menurun, Vaksinasi PMK Prioritaskan Sapi Perah

Produksi Susu Menurun, Vaksinasi PMK Prioritaskan Sapi Perah

Regional
Tradisi Ngejot di Bali, Memberi Makanan ke Tetangga Jelang Idul Adha

Tradisi Ngejot di Bali, Memberi Makanan ke Tetangga Jelang Idul Adha

Regional
Dibunuh Kakak Tiri, Makam Bocah 11 Tahun di Bima Dibongkar

Dibunuh Kakak Tiri, Makam Bocah 11 Tahun di Bima Dibongkar

Regional
Keroyok 3 Warga hingga Babak Belur, 26 Pria di Kupang Ditangkap

Keroyok 3 Warga hingga Babak Belur, 26 Pria di Kupang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.