Momen Polisi Sambangi Buruh Tani yang Sedang Tanam Padi, Diajak Vaksinasi

Kompas.com - 09/12/2021, 06:34 WIB
Kapolsek Cikampel Kompol Ahmad Mulyana beserta jajaran secara persuasif membujuk buruh tani di Karawang agar mau divaksinasi, Rabu (8/12/2021). Doc. Polsek CikampekKapolsek Cikampel Kompol Ahmad Mulyana beserta jajaran secara persuasif membujuk buruh tani di Karawang agar mau divaksinasi, Rabu (8/12/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Belasan polisi di Cikampek, Kabupaten Karawang mendatangi pelosok - pelosok desa, sawah ke sawah, Rabu (8/12/2021).

Saat menjemput bola vaksinasi, polisi menyambangi buruh tani yang tengah "nandur" di persawahan Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya. Saat itu ada belasan buruh tani yang oleh Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Cikampek Kompol Ahmad Mulyana langsung dibujuk.

Baca juga: Videonya Viral di TikTok, Polisi dan Bhayangkari Gadungan di Karawang Minta Maaf, Ini Pengakuannya

"Kebetulan kita melihat tuh, di sawah-sawah itu banyak buruh tani yang lagi nandur. Kita tentunya tersirat juga mereka ini yang tandur-tandur udah vaksin belum? Makanya kita panggil kumpul-kumpul dengan bahasa ringan, secara persuasif," kata Mulyana saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Bau Menyengat di Kebun Bambu Karawang Ternyata Berasal dari Jasad Pelajar SMK

Mulyana mengungkapkan, cara itu ditempuh untuk menumbuhkan kedekatan dengan warga. Tujuannya agar warga terketuk hatinya dan secara sukarela mau divaksinasi Covid-19.

"Biar ngena hatinya, tidak dilakukan secara paksa, (melainkan) dengan bahasa-bahasa komunikasi yang baik," ungkap dia.

Baca juga: Perampok Bank Swasta di Karawang Bersenjata Jenis FN, Polisi: Pelaku Residivis, Warga Sipil, Beraksi Lintas Negara

Selain kepada buruh tani, sosialisasi dan ajakan vaksinasi Covid-19 juga dilakukan kepada warga secara door to door.

Polisi dengan menggandeng RT dan RW mendatangi rumah - rumah warga yang belum divaksinasi. Sebab, menurutnya masih ada warga yang takut untuk divaksinasi.

Satu polisi ditarget ajak 100 warga ikut vaksinasi, tidak boleh memaksa

Mulyana menyebut, langkah ini ditempuh sejalan instruksi Kepala Polisi Resor (Kapolres) Karawang AKBP Aldi Subartono. Dimana setiap Bhabinkamtibmas ditargetkan mengajak 100 orang untuk divaksinasi Covid-19. Tentu saja tanpa paksaan dan dengan skrining dari petugas kesehatan.

"Ini dalam rangkah percepatan vaksinasi. Dimana target Pemkab Karawang, Bupati Cellica 100 persen. Sedang untuk terbentuknya imunitas kelompok harus 70 persen warga yang divaksinasi. Kita harus dukung itu," ucap dia.

Diketahui, berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Karawang, hingga Selasa (7/12/2021) vaksinasi dosis satu mencapai 69 persen atau 1.322.883 orang. Sedang dosis dua mencapai 54 persen atau 1.035.438 orang. Sementara sasaran vaksinasi sejumlah 1.917.354 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggalkan Kampung Halaman untuk Bekerja, Kini Sukri Habiskan Harinya dalam Kondisi Terpasung

Tinggalkan Kampung Halaman untuk Bekerja, Kini Sukri Habiskan Harinya dalam Kondisi Terpasung

Regional
Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk dan Terguling di Tol Jakarta - Cikampek

Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk dan Terguling di Tol Jakarta - Cikampek

Regional
Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Bukan Arab, 3 Batu Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang Bertulis Aksara Jawi

Regional
Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Motif Pria di Semarang Tusuk Istri 14 Kali hingga Tewas: Tersinggung Diminta Cari Kerja

Regional
Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Cerita Pedagang Dikunjungi Presiden Jokowi: Enggak Boleh Ngomong Apa-apa, Cuma Boleh Jawab Kalau Ditanya

Regional
Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Pria di NTT Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian

Regional
Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Bertengkar dengan Suami, Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Regional
KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

Regional
Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Regional
Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Regional
Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Regional
Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Regional
Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Regional
Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.