Kompas.com - 27/10/2021, 20:56 WIB
Taman di pusat Kota Tegal, Taman Pancasila yang ditutup pagar seng selama pandemi Covid-19, rencananya akan dibuka untuk umum mulai Kamis (28/10/2021) setelah Kota Tegal berstatus PPKM Level 1. Kompas.com/Tresno SetiadiTaman di pusat Kota Tegal, Taman Pancasila yang ditutup pagar seng selama pandemi Covid-19, rencananya akan dibuka untuk umum mulai Kamis (28/10/2021) setelah Kota Tegal berstatus PPKM Level 1.

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah mulai membuka ruang publik setelah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Salah satunya dengan membuka Taman Pancasila, yang menjadi taman andalan di jantung Kota Bahari untuk masyarakat umum mulai Kamis (28/10/2021).

Kepala Seksi Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Eva Paulina mengatakan, pagar penutup seng yang melingkari taman sudah mulai dibuka bertahap sejak Rabu (27/10/2021) pagi.

"Pagar seng penutup sudah mulai dicopot. Rencana besok buka bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda," kata Eva kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Eva mengatakan, ada sejumlah tata tertib yang harus dipatuhi pengunjung Taman Pancasila yang sudah ditutup sejak awal pandemi Covid-19 usai direvitalisasi.

Di antaranya pengunjung wajib melaksanakan protokol kesehatan dan menunjukan bukti vaksin. Sementara waktu berkunjung setiap shift maksimal 20 menit, dengan jumlah pengunjung maksimal 50 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Eva menambahkan, pihaknya juga mengatur waktu kunjungan. Taman dibuka Senin-Jumat pukul 16.00 - 21.00 WIB. Kemudian, di hari Sabtu-Minggu, pagi buka pukul 06.00- 10.00 WIB, dan sore pukul 16.00- 22.00 WIB.

Di waktu salat, magrib tutup pukul 17.30-18.30 WIB. Pengunjung juga harus menjaga ketertiban kesopanan dan keamanan serta kebersihan. Di dalam kawasan tersebut, juga dilarang untuk berjualan dagangan untuk menghindari kerumunan.\

Baca juga: Cerita Lansia 102 Tahun di Tegal Usai Divaksin Dosis Kedua: Ora Terasa Apa-apa, Biasa Bae

Sebelumnya, Wali Kota Dedy Yon Supriyono saat tasyakuran Taman Pancasila Selasa (19/10/2021) malam menyebut pembukaan sebagai uji coba semenjak Kota Tegal berstatus PPKM Level 1.

Setelah dianggap sukses, nantinya menyusul tempat publik kedua yakni Alun-alun Kota Tegal pada Desember mendatang.

Seperti diketahui, pemerintah pusat memutuskan memperpanjang PPKM Jawa-Bali sampai 1 November 2021. Untuk Provinsi Jawa Tengah, Kota Tegal bersama Kota Semarang masuk ke level 1.

Perpanjangan PPKM tersebut diatur dalam Inmendagri No. 53 dan 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3, level 2 dan level 1 Covid-19 yang ditandatangani Menteri Tito Karnavian, Senin (18/10/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Regional
Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Regional
Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Regional
Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.