Ratapan Ibu di Depan Jasad Anaknya Korban Susur Sungai: Bangun, Buka Matanya, Ini Uang Buat Jajan, De"

Kompas.com - 16/10/2021, 20:59 WIB
Petugas berdiri di samping kantong jenazah korban siswa tenggelam di IGD RSUD Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021). Sebanyak 11 siswa MTS Harapan Baru yang mengikuti kegiatan pramuka susur sungai tewas tenggelam dan dua siswa kritis. ADENG BUSTOMIPetugas berdiri di samping kantong jenazah korban siswa tenggelam di IGD RSUD Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021). Sebanyak 11 siswa MTS Harapan Baru yang mengikuti kegiatan pramuka susur sungai tewas tenggelam dan dua siswa kritis.

KOMPAS.com - Ikah Atikah (41), ibunda Fahrurozi Dwiki Hermawa (12), siswa MTs Harapan Baru korban tragedi susur sungai di Ciamis, Jawa Barat, menangis histeris di depan jasad anaknya.

Tangisan Ikah terdengar dari rumah duka di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (16/10/2021).

Baca juga: Teguran dari Seorang Pemancing Membuat Farhan Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis

Pulangnya Fahrurozi dalam keadaan meninggal membuat Ikah terpukul.

Baca juga: Cerita Farhan, Selamat dari Tragedi Susur Sungai Ciamis, Pilih Kabur karena Rasakan Firasat Tak Enak

Wanita itu kerap jatuh pingsan hingga harus mendapat pertolongan warga sekitar.

Baca juga: 11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas Saat Susur Sungai Kegiatan Pramuka

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti berusaha membangunkan jasad anak, Ikah meminta Dede, sapaan Fahrurozi, untuk membuka mata.

"Dede, bangun, ini uang buat jajan, cepat buka matanya, De," kata Ikah, dikutip dari Tribun Jabar, Sabtu.

Baca juga: Detik-detik Tragedi Susur Sungai: Pemancing Lihat 1 Orang Terpeleset, Seret Siswa Lainnya, Suasana Pun Berubah Panik

Ikah yang berderai air mata tak kuasa menahan kesedihan melihat anaknya menjadi korban tenggelam saat susur sungai bersama 10 orang lainnya.

"Dede bangun, cepat bangun," kata Ikah yang tak berhenti menangis.

Baca juga: Buntut 11 Siswa Tewas di Sungai Ciamis: Ridwan Kamil Larang Kegiatan Susur Sungai, PTM di MTs Harapan Pun Dihentikan

Duka mendalam juga dirasakan keluarga Dea Rizki (13), siswa MTs Harapan Baru asal Desa Sukasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jabar.

Orangtua Dea, Saidin Alju (52) mengaku belum bisa menerima kenyataan anaknya telah tiada.

Baca juga: Cerita Ibu Korban Susur Sungai, Sebelum Kejadian Anaknya Sempat Video Call tapi Tak Bicara, Hanya Senyum

Ia menyebut, terakhir bertemu Dea pada pekan lalu di sekolahnya.

"Terakhir bertemu itu hari Minggu, saya ke sana jenguk," ujar Saidin kepada Tribun di rumahnya.

Saidin menceritakan, tak ada firasat apa pun saat ia bertemu anaknya kala itu.

Namun, semalam, dia justru mendapatkan kabar bahwa anak ketiganya tersebut telah meninggal dunia akibat tenggelam.

"Saya tahu dari kakaknya yang mondok juga di situ bahwa Dea meninggal. Awalnya kakaknya terus hubungi, tapi lama-kelamaan susah dihubungi," ujar Saidin.

"Kondisi seperti itu membuat saya langsung nyusul ke Ciamis. Di sana sudah banyak orang, macet, mungkin orangtua dari para korban juga," ucap dia.

Saidin mengira hanya anaknya saja yang menjadi korban. Namun, ternyata saat diberi tahu pihak sekolah, ada 10 korban lainnya yang mengalami kondisi serupa.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 2 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 2 Desember 2021

Regional
Kabur dari Kejaran Polisi, Minibus Diduga Angkut BBM Ilegal Terguling di Jalan

Kabur dari Kejaran Polisi, Minibus Diduga Angkut BBM Ilegal Terguling di Jalan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2021

Regional
Ini Pertimbangan Hakim Vonis Bebas Valencya

Ini Pertimbangan Hakim Vonis Bebas Valencya

Regional
Senyum Mengembang Ponidjan Dapat Ganti Becaknya yang Hilang

Senyum Mengembang Ponidjan Dapat Ganti Becaknya yang Hilang

Regional
Kebahagiaan Yuswarti yang Bisa Divaksin Setelah Dijemput dan Digendong Bhabinkamtibmas di Ungaran Timur

Kebahagiaan Yuswarti yang Bisa Divaksin Setelah Dijemput dan Digendong Bhabinkamtibmas di Ungaran Timur

Regional
Aniaya Tahanan hingga Tewas, 5 Eks Anggota Polresta Balikpapan Dituntut 4 Tahun Penjara

Aniaya Tahanan hingga Tewas, 5 Eks Anggota Polresta Balikpapan Dituntut 4 Tahun Penjara

Regional
Tolak UMK 2022 hingga Ancam Mogok Kerja, Buruh di Batam: Gubernur Ingkar Janji

Tolak UMK 2022 hingga Ancam Mogok Kerja, Buruh di Batam: Gubernur Ingkar Janji

Regional
JPU Baca Dakwaan 385 Halaman, Terduga Penista Agama Muhammad Kece Tertidur, sampai Ditegur Hakim

JPU Baca Dakwaan 385 Halaman, Terduga Penista Agama Muhammad Kece Tertidur, sampai Ditegur Hakim

Regional
Pencuri Identitas Bobol Aplikasi Simpan Pinjam, Berawal dari Medsos Korban

Pencuri Identitas Bobol Aplikasi Simpan Pinjam, Berawal dari Medsos Korban

Regional
Bantah Perusahaan Kayu di Maybrat Dibakar KNPB, Polda Papua Barat: Pelaku Karyawannya Sendiri

Bantah Perusahaan Kayu di Maybrat Dibakar KNPB, Polda Papua Barat: Pelaku Karyawannya Sendiri

Regional
Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Sebelah Polda Papua, 8 Pemuda di Jayapura Jadi Tersangka Makar

Kibarkan Bendera Bintang Kejora di Sebelah Polda Papua, 8 Pemuda di Jayapura Jadi Tersangka Makar

Regional
Dua Pelajar SMA Gonta-ganti Mobil Sewaan Keliling Bandung, Duitnya Ternyata dari Maling Kotak Amal

Dua Pelajar SMA Gonta-ganti Mobil Sewaan Keliling Bandung, Duitnya Ternyata dari Maling Kotak Amal

Regional
Paha Bocah 7 Tahun di Gorontalo Luka Kena Benda Diduga Proyektil Nyasar

Paha Bocah 7 Tahun di Gorontalo Luka Kena Benda Diduga Proyektil Nyasar

Regional
Cerita Peserta Lomba Orasi Unjuk Rasa Polda Lampung, Seolah Masuk Kandang 'Macan' tapi Tidak Takut

Cerita Peserta Lomba Orasi Unjuk Rasa Polda Lampung, Seolah Masuk Kandang "Macan" tapi Tidak Takut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.