PON Papua Ricuh, Atlet Tinju DKI Jakarta Dipukuli Relawan, Didatangi Wakapolda Akhirnya Berdamai

Kompas.com - 09/10/2021, 09:23 WIB
Keributan terjadi usai pertandingan tinju di PON XX 2021 Papua, di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021) sore. Video keributan tersebut kemudian beredar luas dan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang oknum relawan PON Papua mengejar atlet tinju asal DKI Jakarta Jill Mandagie. Tangkapan layar InstagramKeributan terjadi usai pertandingan tinju di PON XX 2021 Papua, di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021) sore. Video keributan tersebut kemudian beredar luas dan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang oknum relawan PON Papua mengejar atlet tinju asal DKI Jakarta Jill Mandagie.

KOMPAS.com - Atlet tinju asal DKI Jakarta Jill Mandagie dan relawan PON XX Papua akhirnya berdamai.

Kesepakatan perdamaian dilakukan setelah Wakapolda Papua Brigjen Pol Eko Rudi Sudarto mendatangi kedua pihak yang terlibat keributan.

Seperti diketahui, terjadi keributan usai pertandingan antara atlet tinju DKI Jakarta Jill Mandagie melawan atlet NTT.

Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang relawan memukuli Jill meski sudah dihalangi oleh petugas keamanan. 

Baca juga: Viral, Video Ricuh PON Papua, Atlet Tinju DKI Jakarta Dipukuli Relawan

"Setelah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak, kedua belah pihak bersepakat untuk berdamai," kata Eko melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/10/2021).

Baca juga: Kisah Iwan Samuray, Atlet Binaraga Sumbar Raih 3 Emas PON Berturut-turut, Utang Rp 1,7 M hingga Jual Mobil

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perwakilan kontingen DKI Jakarta Viktor Petroes Wangelah juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden itu.

Baca juga: Atlet Gantole Asal Sumbar di PON XX Papua Jatuh dan Tergantung di Atap Rumah, Warga: Tolong Pisau, Cepat!

"Kami telah sepakat dan saling memaafkan. Kami mendukung keberlanjutan pertandingan tinju dan pertandingan lainnya di beberapa venue, baik di Kota Jayapura maupun di tiga kota lainnya," kata dia.

Sementara Bobirus Yikwa, perwakilan relawan PON XX Papua pada cabor tinju, menyayangkan kejadian tersebut dan meminta maaf kepada kontingen DKI Jakarta serta seluruh masyarakat Indonesia.

"Karena ini muncul sesaat, dan kami menyesal atas peristiwa tersebut. Kami telah sepakat berdamai dengan kontingen dari DKI Jakarta dan saling memaafkan. Selanjutnya kami meminta kepada semua pihak untuk tidak terprovokasi atas kejadian tersebut," tuturnya.

Dalam keterangan tertulis yang didapatkan Kompas.com, Wakapolda Papua Brigjen Pol Eko Rudi Sudarto serta perwakilan relawan PON Papua dan kontingen DKI Jakarta tidak menjelaskan penyebab kericuhan.

 

Kompas.com masih berupaya mengonfirmasi duduk perkara kericuhan tersebut ke sejumlah pihak.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video keributan usai pertandingan tinju di PON XX Papua, antara atlet tinju DKI Jakarta melawan atlet NTT di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021) sore.

Dalam video tersebut terlihat sejumlah orang, salah satunya oknum relawan PON Papua mengejar atlet tinju asal DKI Jakarta Jill Mandagie.

Walau dihalau aparat keamanan dan panitia pelaksana, oknum relawan tersebut terekam masih terus mencoba memukuli Jill Mandagie. (Penulis Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Pengurus Cabor Minta Kejari Usut Aliran Dana

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Pengurus Cabor Minta Kejari Usut Aliran Dana

Regional
Gunung Merapi Keluarkan 2 Awan Panas Guguran Malam Ini

Gunung Merapi Keluarkan 2 Awan Panas Guguran Malam Ini

Regional
Cilegon Berpotensi Tsunami 8 Meter, Wali Kota Minta Alarm Tanda Bahaya Dicek

Cilegon Berpotensi Tsunami 8 Meter, Wali Kota Minta Alarm Tanda Bahaya Dicek

Regional
Disenggol Mobil di Flyover Pekanbaru, Pemotor Tewas Terjatuh dari Ketinggian 5 Meter

Disenggol Mobil di Flyover Pekanbaru, Pemotor Tewas Terjatuh dari Ketinggian 5 Meter

Regional
Hasil Olah TKP Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri, Dosen Paksa Korban Pegang Kemaluannya

Hasil Olah TKP Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri, Dosen Paksa Korban Pegang Kemaluannya

Regional
Kecewa dengan Putusan Ganjar soal UMK, Buruh di Jateng Berencana Menggugat

Kecewa dengan Putusan Ganjar soal UMK, Buruh di Jateng Berencana Menggugat

Regional
22 Korban Penipuan Marinir Gadungan Berpangkat Mayjen Lapor ke Polisi, Kerugian Capai Rp 500 Juta

22 Korban Penipuan Marinir Gadungan Berpangkat Mayjen Lapor ke Polisi, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Regional
Ayah di Ponorogo Cabuli 2 Anak Kandung Selama 8 Tahun, Pelaku Dilaporkan Istri ke Polisi

Ayah di Ponorogo Cabuli 2 Anak Kandung Selama 8 Tahun, Pelaku Dilaporkan Istri ke Polisi

Regional
Terungkap, Sopir Angkutan Barang di Medan Dibunuh Sahabatnya karena Dendam

Terungkap, Sopir Angkutan Barang di Medan Dibunuh Sahabatnya karena Dendam

Regional
Empat Hari HST Kalsel Terendam Banjir, Pengungsi Mulai Keluhkan Gatal-gatal

Empat Hari HST Kalsel Terendam Banjir, Pengungsi Mulai Keluhkan Gatal-gatal

Regional
Tabrak Truk Fuso yang Sedang Berhenti di Bypass Bandara Lombok, Seorang Pengendara Motor Tewas

Tabrak Truk Fuso yang Sedang Berhenti di Bypass Bandara Lombok, Seorang Pengendara Motor Tewas

Regional
Cerita Warga Gunungkidul Relakan Tanahnya Ditempati SD Selama Puluhan Tahun

Cerita Warga Gunungkidul Relakan Tanahnya Ditempati SD Selama Puluhan Tahun

Regional
Dua Mahasiswi Unsri Kembali Jadi Korban Pelecehan Seksual, Kali Ini Dilakukan Oknum Staf Kampus

Dua Mahasiswi Unsri Kembali Jadi Korban Pelecehan Seksual, Kali Ini Dilakukan Oknum Staf Kampus

Regional
ODGJ yang Bakar Rumah Warga di Blitar Pernah Bunuh Orang, Camat: Sampai Ditolak Panti Rehabilitasi

ODGJ yang Bakar Rumah Warga di Blitar Pernah Bunuh Orang, Camat: Sampai Ditolak Panti Rehabilitasi

Regional
Apindo Karawang: UMK 2022 hanya Berlaku untuk Karyawan yang Belum Setahun Kerja

Apindo Karawang: UMK 2022 hanya Berlaku untuk Karyawan yang Belum Setahun Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.