Ishaq Zubaedi Raqib
Mantan Wartawan

Keluar masuk arena Muktamar, Munas, dan Konbes NU. Dari Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, hingga Jombang, Jawa Timur, serta Munas dan Konbes NU Jakarta.

Awalnya, Imam Syafi'ie adalah Maliki: HMI Vs PMII di Muktamar NU

Kompas.com - 06/10/2021, 09:51 WIB
Nahdlatul Ulama. -Nahdlatul Ulama.

Baginya, berguru kepada banyak ulama adalah absolutelly needed sebelum sampai kepada magnum opus-nya: inilah Mazhab Syafi'ie.

Bercermin kepada Masyayikh

Adakah relevansi sketsa perjalanan keilmuan Imam Syafi'ie ini dengan konteks dinamika elite nahdliyin menjelang muktamar NU ke-34, 23-25 Desember 21021 mendatang di Lampung?

Ada dan sangat kuat.

Di NU, bersanad adalah mutlak. Semutlak mereka bersanad kepada para masyayikh dan muassis jam'iyyah.

Bagi mereka, Imam Syafi'ie adalah cermin besar, tempat mematut diri dalam beragama. Begitu pula cara mereka bersikap atas dawuh para kiai, alim, ulama dan habaib di lingkungan mereka.

Kalau dari Imam Malik dan Imam Hanafi saja, Imam Syafi'ie bisa menemukan manhaj mendirikan mazhab berbeda, apakah pula jika itu hanya semata afiliasi seorang kandidat Ketua Umum PBNU atas organisasi kemasyarakatan tertentu. Itu tak lebih dari ikhtiar memperkaya pengalaman dan wawasan kebangsaan.

Menyoal pilihan masa lalu, terlebih saat itu tidak ada pilihan kecuali itu, adalah kesia-siaan dan mengada-ada. Persis menyoal sikap Imam Ahmad bin Hanbal ketika mendirikan Mazhab Hambali yang berbeda dengan gurunya, Imam Syafi'ie.

Menyoal tahapan dan proses internalisasi nilai-nilai ke-NU-an anak-anak NU oleh kader NU sendiri, adalah anomali. Di luar akhlaqul karimah. Tidak lazim dalam tradisi nahdliyin. Semata Al Jarhu, jauh dari At Ta'dil.

Mempertanyakan ke-NU-an sesama warga NU hanya karena saudaranya berinteraksi dengan pihak lain di luar NU, seperti mempertanyakan ke-NU-an KH Wahab Chasbullah--pendiri dan Rais Aam NU, karena membawa NU ke gerbong yang sama dengan PNI dan PKI, yaitu Nasakom. NU tetap NU meski dia pernah mendayung dalam satu biduk dalam Masyumi.

Cermin itu pula yang pernah digunakan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur saat duduk sebagai anggota MPR-RI dari Fraksi Golongan Karya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipicu Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Antrean Kendaran di Rapak Balikpapan, 4 Tewas

Dipicu Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Antrean Kendaran di Rapak Balikpapan, 4 Tewas

Regional
7 Fakta Kecelakaan di Simpang 'Maut' Rapak, Balikpapan, Tragedi yang Berulang hingga Sopir Jadi Tersangka

7 Fakta Kecelakaan di Simpang "Maut" Rapak, Balikpapan, Tragedi yang Berulang hingga Sopir Jadi Tersangka

Regional
Sertu Miskel, Prajurit yang Gugur Ditembak KST Dimakamkan di Raja Ampat

Sertu Miskel, Prajurit yang Gugur Ditembak KST Dimakamkan di Raja Ampat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Januari 2022

Regional
Polisi Hentikan Perkara Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental, Sudah Ada SP3

Polisi Hentikan Perkara Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental, Sudah Ada SP3

Regional
Gadis Pegawai BRI Link Tewas Ditembak 2 Kali, Coba Hentikan Perampok yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Gadis Pegawai BRI Link Tewas Ditembak 2 Kali, Coba Hentikan Perampok yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Regional
Bertambah 2, Ini Arti Tulisan 6 Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang

Bertambah 2, Ini Arti Tulisan 6 Nisan Kuno yang Ditemukan di Palembang

Regional
Kali Jenes Kota Solo Meluap, Pemukiman Warga Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

Kali Jenes Kota Solo Meluap, Pemukiman Warga Terendam Banjir Setinggi 1 Meter

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Januari 2022

Regional
Kebakaran AEON Mall Sentul Bogor, Karyawan Masih Mengevakuasi Diri

Kebakaran AEON Mall Sentul Bogor, Karyawan Masih Mengevakuasi Diri

Regional
Lalai, Sopir Truk Tronton Tersangka Kecelakaan Maut di Rapak Balikpapan Dijerat UU Lalu Lintas Juncto KUHP

Lalai, Sopir Truk Tronton Tersangka Kecelakaan Maut di Rapak Balikpapan Dijerat UU Lalu Lintas Juncto KUHP

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Januari 2022

Regional
Mobil Sayur Rem Blong Masuk Jurang, Pasutri yang Jadi Korban Panjat Tebing 25 Meter Cari Pertolongan

Mobil Sayur Rem Blong Masuk Jurang, Pasutri yang Jadi Korban Panjat Tebing 25 Meter Cari Pertolongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.