Perceraian di Lingkungan PNS Padang Meningkat, Kebanyakan Penggugatnya Perempuan

Kompas.com - 29/09/2021, 18:20 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Kasus perceraian di lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Padang mengalami peningkatan pada 2021 dibanding 2020. Yang dominan mengajukan perceraian lebih banyak PNS perempuan dari lpada PNS laki-laki.

"Pada tahun 2021 sampai saat ini, ada yang mengajukan perceraian sebanyak 33 berkas dan yang baru diproses sebanyak 29 berkas," kata Kepala Bidang (Kabid) Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Agustini, Rabu (29/9/2021) kepada sejumlah wartawan.

"Dari 33 berkas tersebut, 27 merupakan PNS perempuan yang menggugat cerai dan sisanya PNS laki-laki," lanjutnya.

Baca juga: Perceraian di Palembang Naik gara-gara Ekonomi Sulit Selama Pandemi, Pasangan Bercerai Didominasi Usia 30-40 Tahun

Sedangkan pada tahun 2020 kata Agustini, ada 25 berkas perceraian yang masuk, 19 merupakan gigatan PNS perempuan dan sisanya dari PNS laki-laki.

Dari jumlah 25 berkas perceraian di 2020 tersebut, sebanyak 21 berkas diizinkan bercerai, 1 berkas tidak diproses karena langsung digugat istrinya, 1 permohonan dicabut dan dua ditolak.

"Yang ditolak ini PNS pria yang mengajukan perceraian. Salah satu alasannya karena tidak mau membuat pernyataan kalau sebagian besar gajinya harus diberikan kepada mantan istrinya tersebut," kata Agustini.

Baca juga: Kasus Perceraian di Gresik Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Masalah ekonomi dan ketidakcocokan

Disebutkan oleh Agustini, kalau PNS laki-laki mengajukan perceraian, maka sepertiga gajinya harus diberikan kepada mantan istri dan anaknya.

"Jika mantan istrinya menikah lagi, maka akan hilang gaji yang didapatkan dari mantan suaminya itu dan hanya anaknya yang akan mendapatkan," kata Agustini.

Lebih jauh dikatakan Agustini, alasan terjadinya gugatan perceraian adalah masalah ekonomi dan ketidakcocokan.

Baca juga: Soal Oknum PNS Kejaksaan Kawin Cerai, Kejati NTB: Hanya 6 Kali, Paling Singkat 6 Bulan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Sapi Terjangkit PMK, Vaksin Belum Tiba, Obat Sudah Habis

Ribuan Sapi Terjangkit PMK, Vaksin Belum Tiba, Obat Sudah Habis

Regional
Masa Jabatan Karolin Berakhir, Gubernur Kalbar Lantik Samuel Jadi Pj Bupati Landak

Masa Jabatan Karolin Berakhir, Gubernur Kalbar Lantik Samuel Jadi Pj Bupati Landak

Regional
Dua Hakim PN Rangkasbitung Diamankan BNN, PT Banten: Memalukan, Harusnya Jadi Pengadil Bukan Pemakai

Dua Hakim PN Rangkasbitung Diamankan BNN, PT Banten: Memalukan, Harusnya Jadi Pengadil Bukan Pemakai

Regional
Mempelai Pria Kabur ke Bandung di Hari Pernikahannya, Pengantin Wanita: Sedih...

Mempelai Pria Kabur ke Bandung di Hari Pernikahannya, Pengantin Wanita: Sedih...

Regional
2 WNA Asal Malaysia dan Singapura Dideportasi Imigrasi Batam

2 WNA Asal Malaysia dan Singapura Dideportasi Imigrasi Batam

Regional
Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Aceh Utara Punya Utang Rp 60 Juta Pada 2020

Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Aceh Utara Punya Utang Rp 60 Juta Pada 2020

Regional
Kisah Nurhayati, Keluar dari Pabrik hingga Bangun Paragon Pemilik Brand Wardah dan Emina

Kisah Nurhayati, Keluar dari Pabrik hingga Bangun Paragon Pemilik Brand Wardah dan Emina

Regional
Bertahun-tahun Jadi Korban Rob, Warga Semarang Mulai Tinggalkan Rumahnya

Bertahun-tahun Jadi Korban Rob, Warga Semarang Mulai Tinggalkan Rumahnya

Regional
Dampak PMK, Balikpapan Kekurangan 1.950 Ekor Sapi

Dampak PMK, Balikpapan Kekurangan 1.950 Ekor Sapi

Regional
'Tugboat' Terbakar di Sungai Kapuas Pontianak, Diduga karena Korsleting

"Tugboat" Terbakar di Sungai Kapuas Pontianak, Diduga karena Korsleting

Regional
BNN Banten Amankan 2 Hakim dan 1 ASN PN Rangkasbitung

BNN Banten Amankan 2 Hakim dan 1 ASN PN Rangkasbitung

Regional
Melawan dengan Golok, Polisi Tembak Kaki Terduga Pencuri Motor di Bima

Melawan dengan Golok, Polisi Tembak Kaki Terduga Pencuri Motor di Bima

Regional
Mengapa Kejahatan Seksual Anak Terjadi di Lingkungan Terdekat?

Mengapa Kejahatan Seksual Anak Terjadi di Lingkungan Terdekat?

Regional
Jabatan sebagai Bupati Lembata Berakhir, Thomas: Segala Sesuatu Ada Batasnya

Jabatan sebagai Bupati Lembata Berakhir, Thomas: Segala Sesuatu Ada Batasnya

Regional
Setelah Menunggu 12 Jam, 100 Calon Jemaah Umrah di Blora Akhirnya Diberangkatkan

Setelah Menunggu 12 Jam, 100 Calon Jemaah Umrah di Blora Akhirnya Diberangkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.