Kompas.com - 16/09/2021, 20:42 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi usai mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi 2021 secara virtual dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Rabu (25/8/2021) Dok: Diskominfo Provinsi SumutGubernur Sumut Edy Rahmayadi usai mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi 2021 secara virtual dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Rabu (25/8/2021)


MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memamerkan tren penurunan kasus Covid-19 di wilayahnya kepada Presiden Joko Widodo.

Edy mengklaim bahwa dalam beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 di Sumut terus menurun.

Sementara, angka kesembuhan pasien meningkat.

"Dalam satu bulan terakhir, menunjukkan perkembangan yang semakin baik, walaupun masih membutuhkan upaya bersama agar segera terkendali," kata Edy di hadapan Jokowi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur di Medan, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Jokowi Singgung APBD di Sumut yang Banyak Mengendap di Bank

Menurut Edy, kasus aktif di Sumut berkurang signifikan dalam satu bulan terakhir, setelah sempat menyentuh angka 28.392 pada 15 Agustus 2021.

Pada 16 September 2021, kasus aktif berada di angka 4.139.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Begitu juga dengan tingkat kesembuhan yang mencapai 93,3 persen dari sebelumnya 62,8 persen.

Pada 6 Agustus 2021, kasus harian Covid-19 di Sumut menyentuh angka 2.045 kasus.

Sementara pada 16 September 2021, kasus harian turun menjadi 252 kasus.

Baca juga: Jokowi Tegur Kepala Daerah di Sumut, Termasuk Bobby Nasution

Selain itu, tingkat bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di Sumut juga membaik, yakni turun dari 67 persen menjadi 17 persen dalam satu bulan terakhir.

 

Meski begitu, Edy Rahmayadi berharap, membaiknya kondisi Sumut tidak membuat masyarakat lengah dalam menjalankan protokol kesehatan dan terus memperkuat test, tracing dan treatment.

Dengan cara tersebut, menurut Edy, kasus Covid-19 di Sumut bisa terus terkendali.

“Kita tentu tidak boleh lengah seperti yang dikatakan Pak Presiden, butuh konsistensi dan kedisiplinan di sini, agar kita bisa mengendalikan Covid-19,” kata Edy.

Baca juga: Profil Edy Rahmayadi

Sementara itu, Jokowi mengingatkan kembali agar pemimpin-pemimpin yang ada di Sumut perlu meningkatkan manajemen lapangan.

Jokowi ingin pemimpin daerah aktif melihat langsung kondisi di lapangan seperti ketersediaan oksigen, obat-obatan, kasus per hari, BOR dan lainnya terkait penanganan Covid-19.

“Kita tidak bisa bekerja normal, 2 tahun terakhir ini bukan kondisi yang biasa. Manajemen lapangan itu kunci pengendalian penyebaran Covid-19. Hati-hati, jangan lengah, kalau lengah kasus kita bisa kembali melonjak,” kata Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Unsur Kelalaian, Sopir Truk Trailer Tabrakan Maut di Kediri Ditetapkan Tersangka

Ada Unsur Kelalaian, Sopir Truk Trailer Tabrakan Maut di Kediri Ditetapkan Tersangka

Regional
Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diserang Preman, 7 Orang Ditangkap

Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diserang Preman, 7 Orang Ditangkap

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Aceh

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Aceh

Regional
Kapal Angkut Sembako dan Material Bangunan Hilang Kontak di Perairan Tarakan, 5 Orang Dicari

Kapal Angkut Sembako dan Material Bangunan Hilang Kontak di Perairan Tarakan, 5 Orang Dicari

Regional
Tanah Longsor Jebol Dinding Mushala dan Rumah Warga di Blitar

Tanah Longsor Jebol Dinding Mushala dan Rumah Warga di Blitar

Regional
Truk Polda Gorontalo Terguling di Tanjakan Curam, 16 Polisi Luka-luka, Ini Kronologinya

Truk Polda Gorontalo Terguling di Tanjakan Curam, 16 Polisi Luka-luka, Ini Kronologinya

Regional
Tokoh Perempuan Riau Roslaini Meninggal Dunia

Tokoh Perempuan Riau Roslaini Meninggal Dunia

Regional
Korupsi Pengadaan Masker di Banten, 2 Pengusaha Divonis Penjara

Korupsi Pengadaan Masker di Banten, 2 Pengusaha Divonis Penjara

Regional
Detik-detik Petani di Malang Tewas Tertimbun Longsor, Sempat Menolak Diajak Pulang oleh Istri

Detik-detik Petani di Malang Tewas Tertimbun Longsor, Sempat Menolak Diajak Pulang oleh Istri

Regional
Siswi SMA Diperkosa Pemilik Kos, Pelaku Ancam Korban Lewat Facebook, Terbongkar Setelah 'Chat' Dibaca Sang Ibu

Siswi SMA Diperkosa Pemilik Kos, Pelaku Ancam Korban Lewat Facebook, Terbongkar Setelah "Chat" Dibaca Sang Ibu

Regional
Jelang HUT OPM, Aktivitas di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Meningkat

Jelang HUT OPM, Aktivitas di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Meningkat

Regional
Kecelakaan Beruntun di Salatiga Akibat Rem Truk Blong, 1 Polisi Meninggal

Kecelakaan Beruntun di Salatiga Akibat Rem Truk Blong, 1 Polisi Meninggal

Regional
Kronologi Aipda Fathurrahman Tewas Digigit Ular, Sempat Menebas Pakai Golok

Kronologi Aipda Fathurrahman Tewas Digigit Ular, Sempat Menebas Pakai Golok

Regional
Anak Sekolah di Ibu Kota Flores Timur Masih Belajar Pakai Pelita, Begini Tanggapan PLN

Anak Sekolah di Ibu Kota Flores Timur Masih Belajar Pakai Pelita, Begini Tanggapan PLN

Regional
Pemkab Usul UMK Banyuwangi 2022 Naik Rp 14.000, FSPMI: Mau Dibawa ke Mana Masyarakat Ini...

Pemkab Usul UMK Banyuwangi 2022 Naik Rp 14.000, FSPMI: Mau Dibawa ke Mana Masyarakat Ini...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.