Kompas.com - 15/09/2021, 19:44 WIB
Foto dirilis Senin (8/2/2021), memperlihatkan Gunung Ranai menjadi latar belakang Kota Tua Penagi di Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAFoto dirilis Senin (8/2/2021), memperlihatkan Gunung Ranai menjadi latar belakang Kota Tua Penagi di Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

BATAM, KOMPAS.com – Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) akan segera memiliki pelabuhan baru, yakni pelabuhan terpadu samudera.

Pelabuhan ini nantinya akan menjadi pelabuhan logistik dan perikanan yang berada tepat di Teluk Buton.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, rencana pembangunan pelabuhan ini telah dibahas dengan Duta Besar Indonesia di Tokyo Heri Akhmadi yang dilakukan secara virtual.

Baca juga: Hingga Agustus 2021, Kapal Ikan Vietnam Paling Banyak Curi Ikan di Natuna, Disusul Malaysia dan Filipina

Adapun pembicaraan tersebut untuk mencari minat investor Jepang dalam pembangunan pelabuhan terpadu samudera.

“Dubes Tokyo Heri Akhmadi menyambut baik hal tersebut dan mudah-mudahan hal ini bisa cepat terealisasi,” kata Ansar, Rabu (15/9/2021).

Ia mengatakan, pelabuhan ini rencananya akan dibangun di atas tanah seluas 1,7 hektar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, bisa saja diperluas lagi dengan melakukan pembebasan tanah masyarakat di sekitarnya.

Diharapkan pelabuhan ini menjadi pelabuhan terpadu yang multifungsi, selain menjadi pelabuhan perikanan dan logistik.

“Secara tidak langsung juga menjadi pelabuhan yang bisa mendukung pertahanan dan keamanan negara,” kata Ansar.

Baca juga: Berusaha Kabur, Kapal Vietnam Terbakar dan Tenggelam di Natuna

Ansar mengakui bahwa di Kabupaten Natuna sudah ada pelabuhan terpadu di Selat Lampa, yang digunakan untuk pelabuhan logistik dan perikanan.

Hanya saja, jarak menuju Selat Lampa sangat jauh dan melalui jalur yang terjal, sehingga kurang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Pelabuhan yang sudah ada cenderung lebih banyak dimanfaatkan oleh TNI untuk mendukung kegiatan pertahanan.

"Kami membutuhkan dukungan dari Pak Dubes terkait rencana pembangunan pelabuhan samudera ini. Kepada Menteri Perhubungan juga sudah kami bahas, dan apa yang menjadi tanggung jawab kami di Pemda sudah kami lakukan, dari masalah sudi kelayakan, DED dan sebagainya," kata Ansar.

 

Saat ini Pemprov Kepri bersama Pemkab Natuna telah menyiapkan lahan seluas 1,7 hektar dan sudah menyediakan anggaran untuk studi kelayakan sebesar Rp 2,5 miliar.

Adapun biaya pembangunan pelabuhan diusulkan kepada Menteri Perhubungan sebesar Rp 200 miliar.

"Saya sempat diundang rapat bersama Menko Marves dan Menhub, disampaikan bahwa plabuhan di Selat Lampa akan diserahkan ke TNI AL untuk mendukung kegiatan pertahanan. Dan disepakati dibangun plabuhan alternatif, yakni pelabuhan samudera, yakni pelabuhan logistik dan perikanan di Teluk Buton," kata Ansar.

Sementara itu, Bupati Natuna Wan Siswandi mengaku sudah sangat siap dan meminta agar apa yang diprogramkan bisa segera direalisasikan

"Kami di daerah ini sudah sangat siap, semoga segera terealisasi. Dan apapun yang menjadi domain tugas kami, kami akan lakukan semampu dan sebisa kami," kata Wan Siswandi.

Tidak hanya menyangkut rencana pembangunan pelabuhan terpadu Samudera di Teluk Buton. Ansar juga meminta agar Dubes KBRI Tokyo ikut mendorong terwujudnya kawasan KEK khusus di Natuna dan bisa mempromosikan keunggulan Kepri kepada investor yang ada di Jepang.

Dubes KBRI di Tokyo Heri Akhmadi mengatakan posisi KBRI hanya sebagai perwakilan yang hanya menjalankan kebijakan, dan bukan pengambil kebijakan.

"Karena saya hanya menjalankan kebijakan, maka saya akan mnyampaikan hal ini kepada yang mengambil kebijakan. Kami juga akan tawarkan segala potensi yang ada di Kepri umumnya dan Natuna khususnya kepada pengusaha Jepang agar berinvestasi di Natuna," kata Heri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingkat Kehadiran Warga untuk Divaksin Turun, Ini Permintaan Bupati Banyuwangi

Tingkat Kehadiran Warga untuk Divaksin Turun, Ini Permintaan Bupati Banyuwangi

Regional
Pelapor Pejabat Polda Maluku ke Mabes Polri Terancam Dijemput Paksa, jika...

Pelapor Pejabat Polda Maluku ke Mabes Polri Terancam Dijemput Paksa, jika...

Regional
Kisah Reynaldi, Alami Kelainan Kaki, Miliki Impian Lanjutkan Sekolah

Kisah Reynaldi, Alami Kelainan Kaki, Miliki Impian Lanjutkan Sekolah

Regional
Kasus Perampokan di Padang, Satu Korban Disekap Saat Sedang Shalat

Kasus Perampokan di Padang, Satu Korban Disekap Saat Sedang Shalat

Regional
Akses ke Lokasi Sumur Minyak Ilegal Ditutup, Ratusan Warga Bakar Pos Keamanan, 3 Orang Ditangkap

Akses ke Lokasi Sumur Minyak Ilegal Ditutup, Ratusan Warga Bakar Pos Keamanan, 3 Orang Ditangkap

Regional
Mahasiswa UNS Solo Meninggal Dunia Setelah Ikuti Diklatsar Menwa

Mahasiswa UNS Solo Meninggal Dunia Setelah Ikuti Diklatsar Menwa

Regional
Ibu Korban Dugaan Pemerkosaan di Luwu Utara Tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Sulsel

Ibu Korban Dugaan Pemerkosaan di Luwu Utara Tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Sulsel

Regional
Peradangan pada Alat Vital Korban Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur, Polda Sulsel: Harus Diperiksa Ulang

Peradangan pada Alat Vital Korban Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur, Polda Sulsel: Harus Diperiksa Ulang

Regional
Tersangka Kasus Tambang Liar Punya Senpi Ilegal untuk Takut-takuti Orang

Tersangka Kasus Tambang Liar Punya Senpi Ilegal untuk Takut-takuti Orang

Regional
Cerita Siboen, YouTuber Lulusan SD Berpenghasilan Rp 150 Juta, Sempat Dikira Pesugihan

Cerita Siboen, YouTuber Lulusan SD Berpenghasilan Rp 150 Juta, Sempat Dikira Pesugihan

Regional
Soal Buronan Ditembak meski Tak Melawan, Bid Propam Polda Sulsel Periksa 6 Polisi

Soal Buronan Ditembak meski Tak Melawan, Bid Propam Polda Sulsel Periksa 6 Polisi

Regional
BPBD Karawang Imbau Masyarakat Waspada Dampak La Nina

BPBD Karawang Imbau Masyarakat Waspada Dampak La Nina

Regional
Debitur Pinjol Masih Diancam dan Dimaki meski Sudah Bayar Kewajiban, 3 Penagih Ditangkap

Debitur Pinjol Masih Diancam dan Dimaki meski Sudah Bayar Kewajiban, 3 Penagih Ditangkap

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Perempuan dan Pensiunan TNI di Kamar Kos

Terungkap Penyebab Kematian Perempuan dan Pensiunan TNI di Kamar Kos

Regional
Saat Toko Online Jadi Pendongkrak 'Cuan' Pengusaha Tanaman Hias

Saat Toko Online Jadi Pendongkrak "Cuan" Pengusaha Tanaman Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.