Pesan Bupati Sleman untuk Penerima Miliaran Rupiah dari Kompensasi Tol: Jangan Boros

Kompas.com - 01/09/2021, 20:23 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memaparkan kepada wartawan terkait perpanjangan PPKM. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMABupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memaparkan kepada wartawan terkait perpanjangan PPKM.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang terdampak Tol Yogya - Bawen sudah menerima uang ganti untung. 

Salah satunya yang telah menerima adalah warga Dusun Pundong III Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta (DIY).

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berpesan kepada warganya agar bijak dalam menggunakan uang ganti untung tersebut.

"Tentunya akan ada warga yang memiliki uang banyak. Kami berpesan gunakan itu  sebaik-sebaiknya, jangan boros," ujar Kustini Sri Purnomo dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Terima Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen, Warga Tirtoadi Sleman Mendadak Jadi Miliarder

Kustini mengaskan yang menjadi pioritas pertama bagi warga yang rumahnya terdampak adalah mencari hunian baru, sehingga warga mempunyai tempat tinggal untuk keluarganya.

Setelah kebutuhan pokok terpenuhi, warga dapat memanfaatkan uang tersebut untuk modal membuka usaha baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kegiatan itu diharapkan bisa menambah penghasilan keluarga untuk menjamin kelangsungan hidup di masa depan.

"Kalau ada uang yang sisa, bisa membuka usaha baru. Entah membuat UMKM, warung makan, atau toko. Harapan saya uang ganti untung digunakan untuk hal-hal yang produktif dari pada konsumtif," tandasnya.

Diungkapkanya, dari laporan memang ada beberapa warga yang sudah membeli mobil atau kebutuhan konsumtif lain.

"Tidak ada apa-apa beli mobil, motor atau kebutuhan sekunder lainnya. Asal kebutuhan primer seperti tempat tinggal, usaha itu sudah terpenuhi," ucapnya.

Baca juga: 97 Santri dan Pengasuh Ponpes di Sleman Positif Covid-19, Berawal dari 2 Orang

Seperti diketahui warga desa di Sleman sudah menerima uang ganti untung pengadaan tanah jalan tol Yogya-Bawen salah satunya di warga Padukuhan Sanggarahan dan Pundong, Kalurahan Tirtoadi.

Pembayaran ganti untung di Padukuhan Sanggrahan dan Pundong sudah dilakukan sejak 19 Agustus 2021.

Warga di Pundong III rata-rata menerima uang ganti rugi miliaran rupiah. Bahkan ada warga yang menerima uang sebesar Rp 12 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Pengungsian, Paini Terisak karena Bingung Pulang ke Mana: Habis Rumah Saya...

Di Pengungsian, Paini Terisak karena Bingung Pulang ke Mana: Habis Rumah Saya...

Regional
Tangis Harsi Setelah Tengkleng Jualannya Viral karena Dianggap Mahal

Tangis Harsi Setelah Tengkleng Jualannya Viral karena Dianggap Mahal

Regional
Trauma dan Takut Tidur di Pengungsian, 20 Warga Terdampak Letusan Semeru Pilih Mengungsi hingga ke Blitar

Trauma dan Takut Tidur di Pengungsian, 20 Warga Terdampak Letusan Semeru Pilih Mengungsi hingga ke Blitar

Regional
Nasihat Sultan HB X untuk Ridwan Kamil

Nasihat Sultan HB X untuk Ridwan Kamil

Regional
Bandar Lampung Tetap Gelar PPM Level 3 meski Dibatalkan Pemerintah Pusat

Bandar Lampung Tetap Gelar PPM Level 3 meski Dibatalkan Pemerintah Pusat

Regional
Seorang Polisi di Aceh Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas

Seorang Polisi di Aceh Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas

Regional
3 Warga Desa Tamilow Tertembak Peluru Karet Saat Bentrok dengan Polisi, Dievakuasi lewat Jalur Laut

3 Warga Desa Tamilow Tertembak Peluru Karet Saat Bentrok dengan Polisi, Dievakuasi lewat Jalur Laut

Regional
Ridwan Kamil Penuhi Janji, Jadi Sopir Sri Sultan HB X dan Ratu Hemas Nostalgia Kisah Cinta di Bandung

Ridwan Kamil Penuhi Janji, Jadi Sopir Sri Sultan HB X dan Ratu Hemas Nostalgia Kisah Cinta di Bandung

Regional
PPKM Level 3 Serentak Batal, Jalan di Salatiga Bakal Tetap Ada Penyekatan

PPKM Level 3 Serentak Batal, Jalan di Salatiga Bakal Tetap Ada Penyekatan

Regional
Detik-detik Penangkapan Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA

Detik-detik Penangkapan Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA

Regional
WNA Belanda di Bali Mengamuk dan Rusak Pintu Kaca Sebuah Toko

WNA Belanda di Bali Mengamuk dan Rusak Pintu Kaca Sebuah Toko

Regional
Walhi Sumbar Minta Kasus Perambahan 35 Hektar Hutan Suaka Margasatwa Pasaman Diusut Tuntas

Walhi Sumbar Minta Kasus Perambahan 35 Hektar Hutan Suaka Margasatwa Pasaman Diusut Tuntas

Regional
Cerita Korban Erupsi Semeru Mengais Barang-barang dari Rumah yang Tertimbun Abu Vulkanik

Cerita Korban Erupsi Semeru Mengais Barang-barang dari Rumah yang Tertimbun Abu Vulkanik

Regional
Banjir Terjang Sejumlah Daerah, BMKG Ingatkan soal Potensi Cuaca Ekstrem hingga 9 Desember

Banjir Terjang Sejumlah Daerah, BMKG Ingatkan soal Potensi Cuaca Ekstrem hingga 9 Desember

Regional
Pengakuan Ibu Muda, Ternyata Diperkosa 4 Pria Berkali-kali, Termasuk Teman Suami: Saya Diancam Diam atau Anak Dibunuh

Pengakuan Ibu Muda, Ternyata Diperkosa 4 Pria Berkali-kali, Termasuk Teman Suami: Saya Diancam Diam atau Anak Dibunuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.